The Spring You Left Behind

The Spring You Left Behind

  • WpView
    Leituras 3,939
  • WpVote
    Votos 1,516
  • WpPart
    Capítulos 70
WpMetadataReadConcluída seg, jun 9, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
Di sebuah sudut tenang di Tokyo-Jepang, dua kehidupan yang bertolak belakang berjalan berdampingan sejak kecil. Takahashi Akio, siswa cerdas dengan sikap dingin dan keras kepala, hidup dengan ambisi besar yang terasa semakin jauh dari jangkauan. Dunia yang ia lihat tak pernah benar-benar ramah, membuatnya terbiasa menjaga jarak dan menolak kelemahan. Di sisi lain, Nakamura Yuka adalah kebalikan darinya-hangat, ceria, dan selalu menemukan cara sederhana untuk membuat hari terasa lebih ringan. Dengan senyum yang tak pernah pudar, ia selalu berada di sisi Akio, bahkan ketika terus didorong menjauh. Hari-hari diwarnai rutinitas sederhana: perjalanan ke sekolah, percakapan singkat, dan kehadiran yang perlahan menjadi sesuatu yang sulit digantikan. Seiring waktu, kedekatan mereka mulai mengubah cara Akio memandang dunia dan tanpa ia sadari, juga mengubah sesuatu dalam dirinya sendiri. Namun, ada hal-hal yang tidak pernah terlihat dari luar. Dan ketika kebenaran itu mendekat, Akio harus menghadapi satu hal yang tak pernah ia siapkan: bahwa tidak semua yang membuatnya bertahan... akan tetap tinggal.
Todos os Direitos Reservados
#61
emotionaldrama
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Erlangga
  • Waktu Yang Salah
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • HAKANA (Boundaries Were Never Our Thing)
  • UNSPOKEN LOVE (On Going)
  • The One They Wanted
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo