Hening Yang Menyebut Namamu

Hening Yang Menyebut Namamu

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 22, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
- sebuah kisah tentang luka, cinta yang tak bersuara, dan janji yang akan diuji oleh masa lalu. Aira Yukishiro terbiasa hidup dalam kesunyian. Gadis yang dikenal dingin dan tak tergoyahkan itu menyimpan retakan yang tak tampak-sejak kepergian kakaknya, Hikaru, yang tak pernah benar-benar ia pahami atau sembuhkan. Hidupnya berjalan datar, hingga satu nama datang membawa warna baru: Riku Tachibana. Berisik, sarkastik, dan kelewat santai, Riku perlahan menembus dinding es Aira-bukan dengan kalimat puitis, tapi dengan kehadiran yang hangat dan candaan bodoh yang tak pernah gagal membuat Aira mengalihkan pandangan. Tanpa sadar, Aira mulai merasakan sesuatu yang berbeda. Nyaman, tapi juga menakutkan. Namun, Riku menyimpan rahasia yang jauh lebih gelap dari yang Aira kira. Masa lalu tentang keluarga yang hancur, tanggung jawab sebagai kakak yang gagal, dan kehilangan yang meninggalkan luka permanen. Saat Aira dan Riku mulai saling membuka hati dan membuat janji untuk tidak saling meninggalkan, masa lalu itu mulai mengetuk kembali. Dan ketika dunia mulai memisahkan mereka dengan cara yang tidak adil, satu pertanyaan tersisa: Bisakah dua jiwa yang pernah hancur tetap saling genggam, ketika kebenaran yang datang tak bisa mereka selamatkan bersama?
All Rights Reserved
#114
emotional
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PUTARAN TERAKHIR WAKTU
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Brave Alone
  • GALELIA (HIATUS)
  • Kakak Tiriku
  • You're Not Alone Anymore

★*☆♪ Sinopsis ★*☆♪ "Apa yang ingin Anda tebus?" "Kalau seandainya... semua itu tidak mungkin? Anda tidak bisa kembali. Tidak bisa bertemu Aeris lagi. Apa yang tersisa dari Anda?" Leonhardt Glen menatap lurus ke depan. Bukan emosi yang tampak di wajahnya-melainkan kehampaan yang menyeramkan. "Kalau Aeris tidak ada... maka saya pun tidak ada." --- Setelah kematian istrinya, Leon tidak menangis. Tidak marah. Tidak bicara soal duka. Ia hanya mulai mengatur dua piring makan di meja. Menjawab percakapan yang tak ada. Mereka menyebutnya gangguan delusi. Tapi bagi Leon, itu satu-satunya cara bertahan hidup. Dan ketika sebuah artefak tua memberinya kesempatan untuk memutar waktu, ia tidak bertanya. Tidak ragu. Ia hanya berkata: "Biarkan aku mengulangnya. Biarkan aku melihatnya sebelum aku terlalu terlambat." Tapi waktu tidak pernah mengulang dengan cara yang sama. Di kehidupan kedua ini, Aeris hidup kembali. Dan hanya dia yang mengingat segalanya. Sedangkan Leon, kembali sebagai anak sepuluh tahun- tanpa kenangan, tanpa luka. Tapi bahkan dalam ketidaktahuannya, ada sesuatu tentang gadis itu yang selalu membuatnya ingin diam lebih lama. Dan ketika mata mereka bertemu, hatinya bergetar untuk alasan yang belum ia pahami... ...dan mungkin, belum siap ia tanggung. . . . [Note Penting dari Penulis] !!! Cerita ini masih dalam tahap penyusunan awal dan belum mengalami proses editing penuh. Judul, cover, sinopsis, dan bab akan mengalami revisi seiring waktu. Saya gunakan Wattpad sebagai media bantu untuk menata alur dan semangat menulis. Mohon maaf jika ada kekurangan. Versi final akan di-update saat naskah lengkap. Terima kasih sudah mampir!🥰 . . . [Disclaimer & Peringatan Hak Cipta] ‼️ ig : hella_W Tolong jangan disalin, dijiplak, atau diterbitkan ulang di platform mana pun tanpa izin. AKU GAK MAIN - MAIN SOAL PLAGIARISME‼️ Hormati penulis, seperti kamu mau tulisanmu dihormati juga. Terima kasih udah baca secara jujur. 🥰🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines