"Kamu anggap dia adek mu atau pacar mu sih!" sentak-nya muak, dengan mata berkaca-kaca.
"Kamu kenapa sih, selalu aja gini, udah ku bilang aku anggap dia itu adek!" balasnya dengan emosi meluap.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.