Rumah Tanpa Tembok

Rumah Tanpa Tembok

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 1, 2025
Rumah bukan selalu tentang bangunan. Kadang, ia adalah seseorang yang membuatmu merasa cukup, meski dunia belum ramah. Alea adalah perempuan berusia 27 tahun yang terbiasa menunda mimpinya demi keluarga. Hidupnya penuh daftar tanggung jawab dan jeda yang tertahan. Hingga Rangga (28 tahun) datang-dengan ketenangan, kesederhanaan, dan cara mencintai yang tak mengikat, tapi memeluk, membuat hidup Alea jadi kembali tergugah. Dari pertemuan mereka yang biasa-biasa saja, kini tumbuh menjadi hubungan yang pelan-pelan menyentuh luka, ketakutan, dan harapan. Keduanya saling belajar: tentang menerima masa lalu, memilih masa kini, dan percaya pada masa depan. Dalam dunia yang menuntut segalanya serba cepat dan sempurna, Alea dan Rangga memilih berjalan perlahan, saling menggenggam, dan menciptakan rumah-meskipun tanpa tembok. "Rumah Tanpa Tembok" adalah kisah tentang dua orang asing yang menemukan rumah di tempat yang tak terduga-dalam pelukan, dalam kata-kata yang tak diucapkan, dan dalam keberanian untuk tetap tinggal.
All Rights Reserved
#126
ceritaromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • attention | 00 line
  • BEHIND THE NOISE : US
  • RUMAH DI ANTARA DUA MATA
  • Jalan Panjang Menuju Rumah
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Farbe und Leinwand
  • Langit dan Cahayanya
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)

Aruna Rahma, seorang wanita muda yang penuh cinta dan pengorbanan, harus menghadapi kenyataan pahit setelah hubungan yang ia bangun dengan kekasihnya, Raka, runtuh begitu saja. Rumah yang mereka impikan bersama kini hanya menjadi kenangan yang terasa hampa. Raka, yang dulunya menjadi alasan hidupnya, memilih untuk melanjutkan hidup dengan orang lain, meninggalkan Aruna yang terjebak dalam luka yang dalam. Di tengah perasaan hancur, Aruna mencoba untuk melepaskan semuanya dan berjalan menuju kehidupan yang lebih baik. Namun, melepaskan Raka bukanlah hal yang mudah. Setiap sudut rumah itu, setiap kenangan yang pernah mereka bagi, selalu mengingatkannya pada kebahagiaan yang kini hanya tinggal bayangan. Dalam proses melepaskan dan menerima, Aruna menemukan dirinya yang baru, yang lebih kuat, meskipun tanpa cinta Raka di sampingnya. Ia belajar bahwa terkadang, kita harus kehilangan untuk menemukan siapa kita sebenarnya. Akankah Aruna mampu menemukan kebahagiaannya kembali, atau akankah kenangan itu terus membayangi hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines