Di Ujung Cakrawala

Di Ujung Cakrawala

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 22, 2025
Di tengah hujan gerimis Bandung, Ratri dan anaknya, Kay, dikejutkan oleh kabar tragis. Syarif, suami dan ayah yang mereka cintai, seorang ilmuwan di proyek rahasia militer Amerika, tewas dalam kecelakaan misterius. Namun, pemakaman yang dingin dan larangan melihat jasad Syarif menyisakan tanda tanya besar. Ketika Kay menyelinap ke ruang kerja ayahnya, sebuah radio tua tiba-tiba menyala, mengeluarkan suara yang mustahil yaitu suara Syarif yang memanggil nama anaknya. Apakah kematian Syarif hanyalah kedok? Rahasia apa yang disembunyikan pihak militer?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meraih Cinta Suamiku
  • "π™½πšŠπš”, π™ΊπšŠπš”πšŽπš”πš–πšž π™½πšπšŠπš” tiada π™³πšžπš—πš’πšŠ π™Έπš—πš’"
  • Riri Kecil ( END )
  • The Element Knights (Perjalanan Mengungkap Masa Lampau)
  • Bisikan di Malam Hujan
  • Petunia
  • Warisan Gandari
  • Detektif Hamdi - Bayangan di Ibu Kota
  • Dear My Kapten (2025)

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

More details
WpActionLinkContent Guidelines