Aku takut, tapi aku juga penasaran. Aku ingin tahu siapa yang berbicara padaku. Siapa yang mengambil alih tubuhku saat aku tertidur. Siapa, atau apa yang mendorongku ke tempat ini?
Tapi bagian terdalam dari diriku juga takut kalau jawabannya adalah aku sendiri.
Beberapa hari ini tidak ada lagi suara, entah mengapa aku merasa lega.
Aku keluar kamar kemarin. Lantai-lantai atas kosong. Pintu-pintu terbuka. Tidak ada siapa-siapa.
Bahkan warung di tikungan itu, raknya masih penuh. Walau lampunya terang. Penjualnya menghilang. Kupanggil, hanya kesunyian yang menjawab.
Aku pikir ini mimpi, tapi ketika kukepalkan tangan, kupukul dinding, rasanya sakit. Nyata.
Tüm hakları saklıdır