"Laki-laki Pemarah dan Secangkir Teh"

"Laki-laki Pemarah dan Secangkir Teh"

  • WpView
    Leituras 4
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, mai 22, 2025
Bukan Sekadar Luka Genre: Roman | Remaja | Drama Emosional Ray dikenal sebagai anak berandalan di sekolah-pemarah, pemberontak, dan selalu sendirian. Tak ada yang berani dekat, dan tak ada yang peduli mengapa dia begitu. Hingga datang Nara, gadis pindahan dari Jakarta yang cantik, tenang, dan terlihat sempurna di luar. Tapi di balik senyumnya, ia menyimpan luka yang lebih dalam dari siapa pun. Pertemuan mereka bukan kebetulan. Saling bersinggungan di lorong sekolah, di ruang sunyi perpustakaan, hingga di bawah langit hujan, dua hati yang sama-sama rapuh mulai saling menemukan arti kehadiran. Namun, masa lalu Ray yang kelam tidak tinggal diam. Geng lama, luka keluarga, dan amarah yang belum padam perlahan menariknya kembali ke kegelapan. Mampukah Nara menyembuhkan tanpa hancur bersama? Dan bisakah Ray belajar bahwa tidak semua luka harus dilawan sendiri? Ini bukan cerita cinta biasa. Ini tentang dua jiwa yang mencoba tetap utuh-dengan cinta, atau tanpanya. ---
Todos os Direitos Reservados
#40
romantic-thriller
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Let Me Love You Longer
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • almost hate
  • ASRAR|
  • Sunyi yang Menyatukan
  • To Heal
  • Ruang Tanpa Suara
  • Tatapan dari bangku belakang.

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo