FIRST LOVE : WITH THE WOUND

FIRST LOVE : WITH THE WOUND

  • WpView
    GELESEN 152
  • WpVote
    Stimmen 11
  • WpPart
    Teile 7
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juli 30, 2025
Dua anak kecil yang masih begitu lugu, mereka berdua menjalani hubungan persahabatan yang tidak akan pernah terputus. Siapa yang akan menyangka jika perjanjian yang mereka buat saat umur 8 tahun akan bertahan sampai mereka di panggil tuhan? Benar adanya jika persahabatan di antara laki-laki dan perempuan salahnya satunya akan menaruh sebuah perasaan yang tidak bisa dijelaskan, Arjuna merasakan semua itu selama bertahun-tahun. Ia menjalani semua momen di hidup bersama sahabatnya yaitu Anna. Gadis pertama yang ia temui sepanjang hidupnya seolah adalah patokannya dalam hidup, semua cobaan yang di hadapi mereka berdua tidak pernah lepas. "Aku janji akan selalu ada di sampingmu, selalu." Janji itu di tepati olehnya sampai di mana takdir memisahkan mereka berdua di saat yang tidak tepat. "Terimakasih sudah mau menjadi teman pertamaku, sekaligus teman terakhir ku..."
Alle Rechte vorbehalten
#444
aulokal
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Diary the Jungie Family; How did This Family Begin?
  • Because Of Rain [End]
  • Rest of Us
  • Is It A Dream? [ BTS Fanfiction ]
  • OUR HIDDEN FAMILY (End)
  • Time ✔
  • Unperfect [END]
  • Hujan di Langit Aresta

"ᵀʰᵃⁿᵏ ʸᵒᵘ ᶠᵒʳ ᵇᵉⁱⁿᵍ ᵃ ᶜʰᵉʳⁱˢʰᵉᵈ ᶜʰᵃᵖᵗᵉʳ ⁱⁿ ᵐʸ ʲᵒᵘʳⁿᵉʸ, ᵃⁿᵈ ᵗʰᵃⁿᵏ ʸᵒᵘ ᶠᵒʳ ᵍʳᵃᶜⁱᵒᵘˢˡʸ ⁱⁿᶜˡᵘᵈⁱⁿᵍ ᵐᵉ ⁱⁿ ᵗʰᵉ ᵇᵉᵃᵘᵗⁱᶠᵘˡ ˢᵗᵒʳʸ ᵒᶠ ʸᵒᵘʳˢ." *** 19 tahun usianya kala itu saat desakan keluarga dan keadaan mengharuskannya untuk pergi dari rumah dan mempertanggung jawabkan atas kesalahan yang dia lakukan bersama dengan prianya. Keberkahan yang dilabeli tittle salah karena tak sengaja mengizinkan satu nyawa kecil untuk tinggal didalam perut. Tidak mudah. Susah. Guncangan besar baginya diusia muda karena dituntut untuk mengurusi keluarga itu membuat dia seperti mendapat kejatuhan hingga dia tenggelam dalam lautan tanggungjawab jawab besar. Membesarkan bayi itu tidak mudah. Merawat nyawa kecil yang berisik setiap saat itu tidak mudah. Menjadi ibu muda itu tidak mudah. Mengorbankan banyak mimpi dan hidup dalam hunian dengan nama keluarga baru yang sedang berusaha mekar juga tidak mudah. Tetapi di atas segala ketidakmudahan yang mengikat selalu saja ditemukan, dirasakan, dan didapati bagaimana alirasan perasaan hangat setiap kali dia melihat bagaimana prianya dan bayi kecil itu tersenyum dan memanggil dirinya kompak dengan sebutan; rumah. Sampai akhirnya dia bisa lepas dan ringan mengakui bahwa memang seperti inilah jalan hidup yang harus ditempuhnya. Seperti ini alur garis takdir-takdir Tuhan yang diperuntukkan untukknya. Membina keluarga lebih awal yang awalnya tak dia inginkan, malah seiring waktu berkembang menjadi keluarga besar yang banyak menebar hangat dan kebahagiaan untuk banyak orang. Start: 150723 End: -

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien