Toko Buku, Puisi, dan Kamu

Toko Buku, Puisi, dan Kamu

  • WpView
    Reads 236
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 5, 2025
Di ujung gang Kota Senandika, ada sebuah toko buku kecil bernama Lentera Hening. Tak banyak yang tahu tempat itu ada. Tapi mereka yang tengah sunyi, entah kenapa selalu menemukan jalannya ke sana. Aurora, penjaga toko yang menyimpan terlalu banyak sunyi. Nara, lelaki asing yang selalu datang hari Selasa, dan membaca puisi tanpa berkata banyak. Ini bukan kisah cinta yang terburu-buru. Tapi tentang dua jiwa yang saling mengenal lewat jeda, tatap, dan bait-bait yang tidak pernah benar-benar selesai. Karena kadang, yang kita butuhkan bukan seorang penyelamat. Tetapi, seseorang yang cukup berani duduk diam, dan menemani kita pulih.
All Rights Reserved
#18
emotionalromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit yang Tak Bisa Kita Sentuh
  • My Forever Always - PINDAH KE DREAME
  • FALLING IN LOVE
  • The Last Birthday With You
  • WHISPER OF SILENCE
  • Serangga Asparagus
  • CHRISTIAN EL DANDELION [ The End ]
  • Satu Senja Terlambat
  • ZIELA

Sinopsis Di balik jendela kereta yang berderak pelan menuju utara, seorang pelancong dari Bandung tanpa rencana menemukan sesuatu yang tak tertulis di peta; tatapan sepasang mata yang menyimpan ribuan kata yang tak bisa diucapkan. Gadis itu hadir seperti senja yang hanya bisa dilihat, tak pernah disentuh. Ia berasal dari tanah yang sunyi, di mana kata "rindu" hanya boleh disimpan diam-diam, dan cinta tumbuh tanpa suara. Sementara dunia di luar terus berlari, mereka belajar berjalan dalam senyap, melintasi batas bahasa, negara, dan luka masa lalu. Namun, di negeri yang segala sesuatunya diawasi, dapatkah hati yang saling terpaut benar-benar menemukan rumahnya? Sebuah kisah tentang keberanian mencintai dalam ketidakmungkinan, tentang langit yang terlalu jauh untuk diraih, tapi terlalu indah untuk diabaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines