langit & bulan {Bersambung}

langit & bulan {Bersambung}

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 7, 2025
mereka berdua adalah seorang pasangan yang sangat romantis, mereka bertemu disuatu tempat, dan pada saat itu mereka bertemu saat bulan ingin pergi keperpus tapi motor ia ban nya kempes dan akhirnya bertemu dengan bulan, disaat itu lah bulan menyukai langit, begitu pun dengan langit iya juga menyukai bulan, tapi di suatu hari saat bulan dan langit berpacaran ada seseorang yang menggangu hubungan mereka dan disuatu ketika bulan mengetahui penyakit langit, kira kira apa reaksi bulan? apakah akan sad ending apa happy ending silakan untuk membaca nya lebih lengkap
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mentari Tanpa Sinar
  • BUALAN
  • Lo Suami Gue?!
  • Cewek Culunku (Completed)
  • i'm your wife
  • Other Story ( Pitbabe )
  • Aku, Kamu & Jarak
  • si manis build
  • A moment of time
  • ONE WORD: HURT ✔️

Aku hanya seorang mentari yang kehilangan sinarnya, aku hanya ingin diperhatikan dan diperdulikan sekali saja, tapi mengapa takdir seolah memusuhiku? -Mentari Carramel Kalian selalu berkata "Bentar ya, Mama mau bacain dongeng buat Bulan," "Bentar ya, Papa mau nemenin Bulan tidur," "Bentar ya dek, Abang mau beliin Bulan ice cream," "Bentar ya, Mama takut penyakit Bulan kambuh, Mama mau jagain Bulan dulu, kamu main sendiri dulu ya," AKU KAPANNN!!!!!! SELALU SAJA BULAN BULAN DAN BULAN!!!!! Tapi mengapa setelah aku terbiasa dengan semuanya kalian malah manis kepadaku? sepi adalah sahabatku yang paling setia -Mentari Carramel Dan ini juga tentang Gava yang berstatus sebagai pacar Mentari pun mencintai kembarannya itu. Yang selalu terucap adalah "kamu lihat itu Bulan, dia baik, lemah lembut, penyayang, enggak kasar. Seharusnya kamu contoh kembaran kamu itu Tar," Aku lelah dengan ini semua, kapan kebahagiaan berpihak padaku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines