My First Experience

My First Experience

  • WpView
    OKUNANLAR 2,382
  • WpVote
    Oylar 454
  • WpPart
    Bölümler 17
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cum, Haz 13, 2025
Malam itu, kota Jakarta seolah larut dalam diamnya. Lampu jalan berkedip temaram, sementara suara kendaraan tinggal gema samar di kejauhan. Di dalam kamar bernuansa pink lembut, Liora duduk termenung di depan jendela, memeluk lututnya. Pikirannya melayang jauh-tentang rasa yang sempat singgah, dan luka yang tak pernah benar-benar pulih. "Mungkin, bukan tentang siapa yang lebih dulu pergi... tapi tentang siapa yang lebih dulu melepaskan," gumamnya pelan. Dan dari sinilah semuanya dimulai. "kita tidak pernah benar-benar selesai, hanya diam. menyimpan rindu yang tak bisa dikirim, dan kata-kata yang tak pernah sampai. tapi entah kenapa, rasanya kamu masih di sini, menunggu tanpa suara." ------------------------------------------------->< COVER BY @maradisease !! hi guys, ini cerita pertama aku>_< sorry if there are many typos or wrong words. jangan lihat dari deskripsinya ya!! masuk kalau penasaran hehe. jangan lupa vote dan komen-!! hehehe pls don't take or copy my story. buatnya sambil nangis:)
Tüm hakları saklıdır
#22
cintavirtual
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • Do you think Of me ? [ Lengkap ] ✔
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • A Wish Upon a Star
  • LOVE AT SECOND TIME
  • Something Bout Love
  • [COMPLETED] 7 Days

"Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang kehilangan, tentang memilih siapa yang nyata, dan siapa yang cuma ilusi." "Kalau cinta itu sederhana, kenapa aku selalu jatuh pada yang paling rumit?" Giza nggak pernah nyangka satu pertemuan bisa membuka pintu masa lalu yang udah lama ia kunci. Tapi ketika satu nama kembali muncul-dengan wajah, rasa, dan kehadiran yang nggak bisa dia abaikan- semua jadi kabur: siapa yang nyata, siapa yang cuma bayang-bayang. Dan ketika hati mulai goyah, Giza harus menelan kenyataan: nggak semua luka bisa sembuh hanya karena kita ingin melupakan. Kadang... yang bikin kita kembali justru luka yang nggak pernah pergi.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi