Story cover for Still And Deep by shaeralbanat10_46
Still And Deep
  • WpView
    Membaca 208
  • WpVote
    Vote 121
  • WpPart
    Bab 10
  • WpView
    Membaca 208
  • WpVote
    Vote 121
  • WpPart
    Bab 10
Bersambung, Awal publikasi Mei 23, 2025
Diam itu seni, tapi hati itu drama-kayak sinetron episode marathon."

Kayra itu seperti buku yang sampulnya polos: tenang, sederhana, dan gampang dilewatin. Tapi coba deh buka halaman demi halaman, ada ribuan catatan kecil penuh tanda tanya, tawa yang disembunyikan, dan drama hati yang sering bikin dia sendiri juga bingung.

Di usia 19, Kayra sibuk bertahan dengan rutinitas kuliah dan kerja di toko buku kecil-tempat dia bisa bersembunyi dari dunia yang sering terlalu ramai. Dia belajar bahwa diam itu aman, tapi sayangnya hati kadang keras kepala mau jadi pusat perhatian. Apalagi kalau urusannya sama cinta-kayak nonton sinetron, penuh plot twist dan dialog awkward.

Masuklah Arga, teman SMA yang pendiam tapi lucu, datang nggak diundang ke toko buku dan hati Kayra. Arga ini kayak Wi-Fi yang tiba-tiba nyambung: bikin hidupnya stabil tapi juga kadang buffering. Bersama Arga, Kayra mulai berani buka "buku" dirinya, baca ulang halaman yang dulu dia tutup rapat, dan akhirnya ketawa sama betapa ribetnya hatinya sendiri.

"Still and Deep" bukan cuma cerita soal diam dan dalam, tapi soal keberanian tertawa meski hati lagi kacau. Karena kadang, yang paling pendiam itu justru yang paling seru ceritanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Still And Deep ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#95romansaremaja
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
The Oddlove oleh rosemarie_official
57 bab Bersambung
"Hari itu, aku kembali bertemu dia setelah sekian lama. Dia masih sama, hanya ada sedikit yang berbeda. Dia terlihat lebih dewasa, senyumannya semakin manis, tawanya selalu candu dan mata itu, masih sama. Memancarkan keteduhan dan keindahan persis seperti enam tahun yang lalu." 🌸 SLOW BURN ROMANCE 🌸 ~•♡•~ Sejak pertemuan di bandara hari itu, hidup Aqsa seolah selalu terhubung dengan Alina-gadis kecil tunanetra yang selama hampir enam tahun ia cari untuk mengembalikan sapu tangan miliknya. Seperti takdir yang sudah digariskan, mereka kembali bertemu sebagai senior dan junior di sekolah. Namun, Alina kini bukan lagi gadis kecil yang dulu. Ia telah tumbuh menjadi Gadis muda yang cantik, dan yang paling mengejutkan, ia kini bisa melihat seperti manusia normal. Yang menjadi pertanyaan Aqsa sekarang, apakah Alina mengingat kejadian yang terjadi diantara mereka di masa lalu? Atau hanya Aqsa sepihak saja yang menganggap kenangan itu sebagai sesuatu yang berharga? °•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°• Sementara itu Alina, merasakan perubahan besar di dalam hidupnya saat akhirnya ia memutuskan bergabung menjadi salah satu anggota Club jurnalistik bergengsi di sekolah. Ia memang memiliki bakat dalam kepenulisan namun tidak pernah sekalipun terbesit dibenaknya jika keputusan bergabung di klub akan membawanya pada masalah yang cukup rumit dengan para siswa berpengaruh di sekolah. Lalu bagaimana Aqsa dan Alina bisa menjalani hari harinya di sekolah sementara rentetan masalah. mulai mendekati mereka? Termasuk soal persahabatan, keluarga, persaingan dan cinta yang aneh. ~•♡•~ Mohon maaf bila ada kesalahan. Saya pun Manusia biasa yang sudah pasti Berbuat salah. Jangan lupa tinggalkan kritik dan saran membangun di komentar. Jangan lupa like dan follow untuk update. Terimakasih sudah mampir. 🥰 With Love, Rosemarie ❤️ Cover : by Rosemarie Start
Not Me & Not Mine oleh elsyaqif
22 bab Bersambung Dewasa
Tak ada kesalahan tanpa adanya sebuah perbuatan, begitu pula dengan kisah Zara dan Rafif-dua hati yang, entah bagaimana caranya, selalu kembali bertaut meski diwarnai begitu banyak perbedaan. Zara, seorang perempuan yang selalu berusaha memahami, menerima Rafif apa adanya, termasuk sifat kekanak-kanakannya yang sering kali membuatnya menghela napas panjang. Setiap kali dia menunjukkan sisi inner child-nya di saat-saat yang tak terduga, Zara tak bisa menahan diri untuk menyipitkan mata, menatapnya dengan ekspresi antara geli dan tidak percaya. "Kamu selalu bilang bisa menerima aku apa adanya, tapi tiap aku bersikap begini, ekspresimu langsung berubah," Rafif bersedekap, bibirnya mengerucut seakan protes. Zara mendesah pelan, menyilangkan tangan di dada. "Bagaimana tidak? Kadang kamu bisa bertingkah seperti anak kecil, bahkan di tempat umum," ucapnya, setengah gemas setengah tak habis pikir. Cinta mereka bukanlah kisah yang selalu berjalan mulus. Ia tumbuh dengan caranya sendiri-kadang seperti bunga liar yang mekar tanpa aturan, kadang seperti lukisan abstrak yang penuh warna namun sulit untuk didefinisikan. "Ambil sepatumu dan pakai, Rafif. Di tempat seperti ini pun kamu tetap saja menyusahkan," ujar Zara, matanya melirik ke arah kaki Rafif yang masih telanjang di lantai dingin. Rafif terkekeh kecil, tidak tergesa-gesa mengambil sepatunya. "Aku cuma menunggu kamu dulu sebelum pakai sepatu," katanya ringan. Zara menghela napas lagi. "Aku pergi sebentar beli makanan, bukan pergi selamanya," ia menyodorkan sesuatu pada Rafif. Sekejap mata Rafif berbinar begitu melihat apa yang ada di tangannya. "Wah! Es krim kesukaan kita! Aku mauu~" serunya penuh semangat, seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan hadiah. IG/aqieff_bhlwn Tiktok/elsyaqief
You're Here, But Not For Me oleh MyMiela
8 bab Bersambung
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
ADYRA cover
The Oddlove cover
untuk dhea, dilembar terakhir cover
Cinta dalam Diam(End) cover
"Seribu Detik Setelah Kamu Pergi" cover
In the quite of us [END] cover
Not Me & Not Mine cover
You're Here, But Not For Me cover

ADYRA

10 bab Lengkap

"Gue tau,lo pasti mikir gue sakit hati apa ngak sama ledekan lo tadi pagi disekolah. Udah deh ngak usah pake ngeles segala." Jelas Azka panjang lebar,Dyra berpikir apa Azka bisa membaca pikiran orang?. "Pede bego." Ceplos Dyra. Maudy yang melihat percekcokan antara dua insan didepannya pun berdehem. Dyra dan Azka melihat kearah Maudy. "Lo berdua kalo mau pacaran bilang dong,jangan buat gue nunggu. Tau gini gue balik luan." Maudy pura - pura merajuk. "Hah,pacaran? Are you okay?." Tampak wajah Dyra terkejut. "Iya jadi ini baru jadian. Lo tau kan kalo temen lo ini gampang merajuk,dan sok jual mahal." Azka mengatakan seperti otang polos yang tanpa dosa sedikitpun. Dyra ingin protes dengan perkataan Azka barusan,namun mulutnya langsung dibekap oleh Azka. Maudy tampak mengerutkan dahinya." Kenapa lo ngak bikang gue Ra?." "Dia malu,makanya dia nyuruh gue yang bilang." Sembur Azka. Dyra sudah geram melihat tingkah Azka,mulutnya memang masih dibekap dengan tangan Azka,namun pikirannya tidak. Dyra memiliki ide. Dia langsung menginjak kaki Azka,sehingga Azka meringis dan melepaskan bekapannya dimulut Dyra. Story @ZikraSalsabila😊😍.