Luka Anak  Pertama

Luka Anak Pertama

  • WpView
    LECTURES 18,770
  • WpVote
    Votes 1,181
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadContenu pour adultesTerminé mer., juil. 1, 2026
WpInfo
Fanfiction
5sos
9-1-1
aespa
Univers Alternatif (UA)
Ceritanya langsung ke intinya Jadi anak pertama katanya harus kuat. Harus nurut. Harus ngerti. Harus diem walau disakiti. Tapi gimana kalau orang tua sendiri yang jadi alasan kenapa hati terus luka? Angelina Christy, 13 tahun. Anak pertama yang belajar pura-pura baik-baik aja, padahal setiap malam cuma bisa nangis dalam diam. Ibunya cuek. Ayahnya kasar. Rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, justru jadi tempat paling asing. Cerita ini bukan tentang cinta-cintaan. Ini tentang luka. Tentang diam yang teriak. Tentang anak yang cuma pengin disayang... tapi nggak pernah dikasih ruang.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • JEEVANA
  • I Want to Live [END]
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • The King & The Doctor ✓
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu