Pelukan Terakhir? (Angst Ice - S2) [On Going]

Pelukan Terakhir? (Angst Ice - S2) [On Going]

  • WpView
    LECTURAS 2,071
  • WpVote
    Votos 504
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 14, 2026
⚠️ Trigger Warning: Psychological Thriller & Psychological tragedy ⚠️ Genre utama : psychological thiller Genre pendukung : psychological Tragedy, psychological healing, romance ringan, psychological suspense, psychological horor 🚫 BUKAN BL 🚫 Halo 👋🏻 Selamat datang di Season 2 dari Pelukan Terakhir Abang. Season ini tidak berjalan cepat. Ia mengalir perlahan, sunyi, dan penuh lapisan emosi. Beberapa hal tidak akan langsung dijelaskan. Beberapa luka tidak langsung terasa. Dan beberapa kebahagiaan mungkin hanya singgah sebentar. Cerita ini berfokus pada perjalanan mental, hubungan, dan pilihan. Bukan hanya tentang apa yang terjadi, tetapi tentang apa yang tersisa setelahnya. Update menyesuaikan kesibukan author. Satu sampai dua kali seminggu, atau maksimal tiga minggu sekali. Selamat membaca. Jaga diri kamu, dan semoga tetap bertahan sampai akhir 🤍
Todos los derechos reservados
#39
thiller
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant [END]
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido