Pelukan Terakhir? (Angst Ice - S2) [On Going]

Pelukan Terakhir? (Angst Ice - S2) [On Going]

  • WpView
    Reads 2,444
  • WpVote
    Votes 533
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 14, 2026
⚠️ Trigger Warning: Psychological Thriller & Psychological tragedy ⚠️ Genre utama : psychological thiller Genre pendukung : psychological Tragedy, psychological healing, romance ringan, psychological suspense, psychological horor 🚫 BUKAN BL 🚫 Halo 👋🏻 Selamat datang di Season 2 dari Pelukan Terakhir Abang. Season ini tidak berjalan cepat. Ia mengalir perlahan, sunyi, dan penuh lapisan emosi. Beberapa hal tidak akan langsung dijelaskan. Beberapa luka tidak langsung terasa. Dan beberapa kebahagiaan mungkin hanya singgah sebentar. Cerita ini berfokus pada perjalanan mental, hubungan, dan pilihan. Bukan hanya tentang apa yang terjadi, tetapi tentang apa yang tersisa setelahnya. Update menyesuaikan kesibukan author. Satu sampai dua kali seminggu, atau maksimal tiga minggu sekali. Selamat membaca. Jaga diri kamu, dan semoga tetap bertahan sampai akhir 🤍
All Rights Reserved
#6
thiller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Want to Live [END]
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Second
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • JEEVANA
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS

Dalam sebuah novel, Cressilia Arunika Dananjaya hanyalah figuran. Namanya muncul sekali, lalu dia mati. Masalahnya, ia terbangun sebagai Cressilia, bertahun-tahun sebelum kematian itu terjadi. Gadis ini bukan tokoh utama. Tidak punya peran penting. Bahkan tak tercatat di blurb cerita. Tapi dia tahu satu hal: jika cerita ini berjalan seperti seharusnya, ia akan mati di rumah sakit, dan dunia akan tetap baik-baik saja tanpanya. Dia tidak ingin mengubah alur. Tidak ingin merebut peran siapa pun. Dia hanya ingin hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines