Story cover for Against The Flow by Gariskisah25
Against The Flow
  • WpView
    Leituras 280
  • WpVote
    Votos 182
  • WpPart
    Capítulos 6
  • WpView
    Leituras 280
  • WpVote
    Votos 182
  • WpPart
    Capítulos 6
Em andamento, Primeira publicação em mai 23, 2025
"hyung, Hyung sudah terlalu kasar padanya! Dia bahkan belum keluar kamar lagi sampai hari ini" ucap Sunoo saat mereka sedang berkumpul di meja makan.
"YAK Sunoo! Kalau kamu ingin peduli padanya, sana datangi dia di kamar" ucap Jay merasa kesal.
"aku penasaran kenapa Hyung bisa sebenci ini dengan dia. Padahal dia hampir jadi korbannya para monster! Hyung harusnya lebih simpati!" lanjut Sunoo yang semakin membuat Jay emosi.
"Sunoo hentikan!" Jake berusaha meredakan mereka.

PLAAAKKK! Sebuah kepalan mendarat kasar di meja makan. Semua seketika terkejut. Jay sepertinya sudah sampai puncak emosinya.



🍃🍃🍃



"dunia fantasi?" Kaget Alyena yang rasanya baru saja ia memejamkan mata beberapa saat yang lalu.
"benar. Kamu akan ke dunia fantasi untuk sebuah misi besar" makhluk yang berwujud seperti peri berbicara padanya. 
"sayap itu tampak konyol" umpat Alyena dalam benaknya.
"aku sudah tahu kalau ini mimpi, jadi hentikan omong kosong mu" ucap Alyena menolak untuk dikelabui.
Hembusan nafas dan anggukan kecil makhluk bersayap itu sudah menandakan bahawa dia masih memaklumi reaksi dari Alyena. Its Okay, itu normal.



🍃🍃🍃



Berpetualang ke dunia fantasi untuk misi besar? YAP! Ini dia alur ceritanya.

Seorang gadis yang hampir kehilangan gairah hidupnya ditakdirkan untuk masuk ke dunia fantasi setelah ia berhasil mengatur rencana untuk kabur dari rumah. Terjadi tepat sebelum hari-H ia menjalankan rencana gilanya itu.
Dan lebih GONG nya lagi, ia tidak menyangka bahwa ia akan bertemu dengan ke 7 pria impiannya di dunia tersebut.

Bagaimanakah kelanjutan cerita fantasi yang sangat GILA ini? 

Rintangan apa saja yang akan ia lalui selama di dunia fantasi tersebut?
 
Apa yang dimaksud dengan misi besar itu?

 Apakah gadis yang bernama Alyena Skyanna Amberly ini akan menyelesaikannya?

 Penasaran?! Ayo mulai ikuti alurnya SEKARANG JUGA❗️🎉
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Against The Flow à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#20duniafantasi
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Black Out III, de Alya_M24
17 capítulos Concluída
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
Pluviophile [END], de jasminematthiola
54 capítulos Concluída
Park Sunoo, Satu-satunya anak yang diperlakukan berbeda oleh kedua orang tuanya, nasibnya tidak sebaik keenam saudaranya. Bukan hanya saat di rumah Sunoo mendapatkan perlakuan tidak baik, tapi disekolahan barunya pun, Sunco terus-terusan mendapatkan gangguan dari temannya karena dianggap hama di dalam kelas. Sunoo merasa seorang diri di bumi yang luas ini. Hingga akhimya Sunoo dipertemukan dengan seorang gadis berambut panjang lurus bernama Han Eunjin, Gadis yang selalu berada di sampingnya dan selalu ada kapanpun Sunoo merasa kesepian, hingga pada akhirnya Sunoo merasakan ada perasaan asing yang tidak pernah dia rasakan masuk ke dalam hatinya. "kamu Pluviophile ya?" Tanya Eunjin suatu hari saat mereka bermain hujan-hujanan. "Pluviophile?" "Iya Puviophile. Orang yang sangat menyukai hujan disebutnya pluviophile," Jawab Eunjin. Dan tanpa Sunoo ketahui, hujan yang selama ini disukainya adalah luka yang selama ini dia dapatkan dari keluarganya. Hujan adalah awal dari luka yang selama ini dia rasakan. Lalu satu persatu kebenaran yang dirahasiaka keluarganya juga kakek neneknya terungkap yang membuat Sunoo mengalami trauma akan hujan. Halusinasi, delusi dan alter ego adalah hal-hal yang harus dilaluinya sebelum akhirnya kembali menyukai hujan. Jadi apa yang sebenamya disembunyikan keluarganya Sunoo sampai mereka semua. harus bersikap membenci Sunoo? Lalu apakah Sunoo akan menerima semua kebenaran yang tiada. habisnya terungkap itu? Ikuti terus kisah Sunoo seorang pluviophile sampai habis dan semua kebenarannya terungkap, yuk!
Talvez você também goste
Slide 1 of 7
Black Out III cover
OUR FANTASY [END] cover
MIRROR | Jay ✓ cover
Munchausen Syndrome  cover
Penghuni Rumah Terbengkalai (ENHYPEN)  cover
Pluviophile [END] cover
WITCH WORLD cover

Black Out III

17 capítulos Concluída

"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.