Sengkeran
  • WpView
    LECTURAS 19
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 31, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Di dusun kecil yang seolah tak pernah bergerak dari masa lalu, Sastro Diharjo dikenal sebagai lelaki yang dulu disegani, setidaknya sampai hatinya dijerat oleh Midah, perempuan asing berwajah buruk yang dipercaya warga sebagai pemakai susuk pemikat. Istrinya yang sah, Markiyem, telah memberinya tujuh anak: Kasno, Wagimin, Kadiyo, Prawoto, Ladiyo, sinem, dan Sumirah. Tapi itu semua tak cukup untuk membuat Sastro bertahan. Ia meninggalkan rumah, tanggung jawab, dan semua janji pernikahan, hanya demi perempuan yang bahkan anak kecil pun enggan menatap wajahnya. Bersama Midah, ia memiliki dua anak lelaki: Karyo dan Sutrisno, dan membangun kehidupan yang katanya bahagia di atas puing-puing luka orang lain. Markiyem, yang tubuhnya mulai ringkih dan batuk darah, tak hanya sakit secara jasmani. Ia harus menelan pil pahit ketika dua anak perempuannya dipaksa menikah demi gengsi bapaknya. Sinem, gadis pemalu, dijodohkan dengan tentara tua yang bahkan belum ia kenal. Sedangkan Sumirah, masih duduk di bangku kelas lima SD, disuruh menikah dengan duda beranak lima, yang usianya terpaut lebih dari tiga puluh tahun. Jika menolak? Angkat kaki dari rumah. Anak sulung, Kasno, menggantikan peran ayah. Ia rela bekerja hingga larut malam, hingga akhirnya dituduh mencuri bambu oleh tetangga. Semua demi ibunya dan adik-adiknya yang hanya tahu lapar dan sabar. "Sengkeran" adalah kisah tragis tentang dosa yang diwariskan dari satu tubuh ke tubuh lain. Tentang seorang ayah yang rela menjual masa depan anak-anaknya demi kenikmatan sesaat. Tentang cinta yang diracuni oleh nafsu, dan luka yang tak bisa disembuhkan hanya dengan maaf
Todos los derechos reservados
#46
darkfamily
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • ORANJE
  • Ternyata Kita Tetangga (Completed)
  • TOUCHED (End)
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Kepingan Dirham
  • Tubuh Ini Milikku Lagi

"Tentang cinta yang datang, pada titik pertemuan yang tak pernah direncanakan." ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ Rama dan Aida, dua orang insan yang tak sengaja bertemu, ketika takdir sedang mempermainkan keduanya dalam tabu. Tabu yang tak pernah mereka sadari. Tentang rumah yang rusak, cinta pertama yang retak, dan dunia yang seolah tak pernah berpihak. Hingga di sebuah titik pertemuan itu, mereka terjerat dalam sebuah perasaan yang tak pernah mereka sadari, tak terlihat, bahkan tak sempat terucap. Perasaan asing yang membingungkan, melelahkan, namun juga ikut menguatkan. Seolah obat, yang mampu mengeringkan luka lama akibat kekecewaan, kerinduan, serta ketidakberdayaan. Ya, sebuah cinta telah hadir disetiap inci hati mereka. Memberikan getar dan degup yang belum pernah dirasa. Namun disaat yang bersamaan, takdir kembali membuka permainannya. Mengusik masa lalu hingga perlahan menorehkan luka baru, dikedua hati yang baru saja merasakan cinta. Apa yang akan mereka lakukan? Apakah mereka tetap akan mempertahankan perasaan yang perlahan membesar itu? Atau malah terperangkap dalam permainan takdir yang didasari oleh masa lalu yang kelam? Mari kita lihat bersama! ⋆ ˚。⋆୨୧˚---˚୨୧⋆。˚ ⋆ "Aku, menemukan mata Bunda dikedua matanya. Namun sepertinya, takdir tak mengizinkannku untuk terus menatap netra itu sepanjang nyawa." -Rama Kanziano Azrandra "Dan pada akhirnya, hidup hanya tentang datang dan pergi, mengenal lalu melupakan, serta bahagia kemudian terluka. Bukankah seperti itu cara kerja dunia?" -Andana Raidani Putri Update: Hari tidak tentu tapi 1 minggu update 2 kali

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido