JEWEL OF FAIRHAVEN
"Ini cluster isinya benaran pada gila. But I won't give up. The important thing is that I can live in a house this big." ucap Fayra
"Evergreen Residence itu luas, Fay. Dan Cluster FairHaven? Itu adalah bagian paling bermasalah. Lu harus tahu, perumahan ini punya sisi gelap. Orang bisa hilang begitu saja di sini. Anak-anak mudanya? Mereka biang masalah. Meski status ekonomi mereka setara dengan cluster lain, mereka itu liar dan sulit diatur," jelas Nathan.
"Termasuk lu?" tanya Fayra.
"Yap. Dan lu sekarang bagian dari sini. The only girl in this cluster."
"Shit! Kenapa gue harus terjebak di tempat ini?"
"Makanya, dengerin apa kata gue sama Raka. Jangan keras kepala," ucap Nathan.
"Hati-hati, don't fall in love with him," tegas Raka.
"Tukang ikut campur," cibir Rafael sinis, melipat tangan di depan dada.
"You're really crazy." gumam Keifer.
•••••••
Fayra, sepupu Raka dan Nathan, baru saja pindah ke Evergreen Residence. Namun, berbeda cluster dengan Raka, ia justru terperangkap di FairHaven sebuah cluster yang dikenal sebagai sarang anak-anak bermasalah. Awalnya, Fayra tidak paham apa maksud dari label tersebut, hingga ia merasakan sendiri kekejaman mereka cemoohan karena dirinya dianggap 'deaf' dan 'kampungan', hingga perundungan yang bertubi-tubi.
Namun, Fayra bukanlah gadis yang mudah menyerah. Keteguhan hatinya justru perlahan meruntuhkan tembok dingin mereka.
"Lu mau jadi pahlawan FairHaven?" ucap Raka
"You're so funny. Gimana bisa nyakitin dia, padahal dia semenyenangkan ini?" gumam Keifer.
"Your smile is the brightest when you're with them. Ever since you arrived, our world has become so much more colorful. You are the home for those of us who were once lost. You truly complete us. You are our jewel the most precious one, the only light capable of dispelling the darkness of FairHaven." ucap Rafael.
Inspired by Ang Mutya Ang Section E