Story cover for Redamancy  by nyaiieee
Redamancy
  • WpView
    Reads 5,453
  • WpVote
    Votes 867
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 5,453
  • WpVote
    Votes 867
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published May 24, 2025
Catherina Brigitta Felicia atau yang kerap disapa Erine. Gadis yang selalu terlihat ceria-manja, cerewet, dan penuh tawa.
Tak banyak yang tahu, senyumnya sering dipakai untuk menutupi sepi yang ia bawa pulang.

Veroline Kafeel Pramudya-Oline. Gadis yang hadir dengan sikap yang sulit ditebak. Kadang ia cuek, usil, suka ngegas, bahkan perhatian diam-diam. Ketika dia datang, Erine belajar bahwa tidak semua kasih harus ramai.

Kata Erine, Oline itu kayak dark chocolat: pahit di awal, dingin di luar, tapi perlahan membuat candu bagi siapa pun yang benar-benar mengenalnya.


_________________________________________


•100% FIKSI

•JUST FOR FUN

•G×G
All Rights Reserved
Sign up to add Redamancy to your library and receive updates
or
#216schoollife
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Bonjour, Paris! (Orine) cover
Mencintai Secara ugal ugalan (Orine)  cover
disgust becomes affection? cover
masa sepi {ORINE} cover
But We Are Similiar [Orine] cover
Back to You | 2ine's cover
Attention! Orine | End cover
Leonard cover
Dendam  cover
NINA THE TIME TRAVELER cover

Bonjour, Paris! (Orine)

35 parts Ongoing

Dipaksa menetap di Prancis karena urusan bisnis keluarga, seorang gadis harus menjalani hidup barunya di negeri asing. Sebuah project lama antara perusahaan keluarganya dan perusahaan ternama dari Paris menuntutnya untuk tinggal dan melanjutkan kesepakatan yang terjalin sejak sepuluh tahun silam. Tak disangka, langkah pertamanya di kota cinta justru mempertemukannya dengan seorang barista muda berdarah Indonesia. Sosok yang sederhana, hangat, dan diam-diam mencuri hatinya hanya dengan secangkir kopi dan senyuman manisnya. Hari demi hari berlalu, kedekatan mereka tumbuh tanpa rencana. Hingga pada suatu malam, di bawah cahaya lampu Paris yang temaram, Sang barista akhirnya mengutarakan perasaannya. "Di kota yang katanya menyimpan ribuan cinta, aku cuma butuh satu-kamu, Erine." Sang gadis menatapnya, tak luput dengan lengkungan garis di bibirnya. "Buktikan, Oline." Dan dari sanalah kisah mereka dimulai. Di kota yang penuh janji dan cinta, mampukah keduanya membuktikan bahwa kisah mereka tak sekadar manis di awal? *** Fanfiction! Not for child! (17+) Gxg.