RAJA KUMUH TANPA HUKUM

RAJA KUMUH TANPA HUKUM

  • WpView
    Membaca 12
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 24, 2025
tahun 2405, dua dekade setelah perang nuklir memusnahkan peradaban, dunia mengenal sebuah wilayah gelap tanpa nama-disebut hanya sebagai "Wilayah Tanpa Hukum." Di tempat ini, hukum tak pernah lahir dan keadilan hanya bahan lelucon. Masyarakat hidup dalam ilusi rutinitas, menganggap kemiskinan sebagai takdir suci, dan menjadikan selokan serta tong sampah sebagai sumber pendidikan. Dalam dunia yang dikuasai para bandit dan geng, kekuasaan tak diukur dari kebenaran, melainkan dari siapa yang paling lihai berdialektika. Moralitas hanyalah panggung, aparat jadi aktor, dan rakyat-penonton yang tak bisa protes. Sang penguasa, Raja Kumuh, tampil sebagai simbol dari seluruh kerusakan yang dibiarkan tumbuh. Dalam pidato-pidato puitisnya, ia menormalisasi penderitaan sebagai bukti kekuatan rakyat. Di negeri ini, kejujuran dianggap kebodohan, pemerkosaan menjadi rutinitas, dan pelacuran adalah bentuk keterbukaan sosial. Melalui gaya satire yang tajam, novel ini menyajikan refleksi gelap tentang masyarakat yang terbiasa dengan kebusukan, hingga menjadikannya budaya. Sebuah kisah yang mengoyak nurani dan menggugah tanya: apa yang tersisa dari manusia jika kemanusiaan dianggap aib?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#4
sarkastik
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell)
  • I'll Save the Antagonist Sister [COMPLETE]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Sahabat Antagonis
  • its me {LENGKAP}
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • Summoning Broken Garuda

Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan