He was promised to Me | Dongmark
9 bab Bersambung Di dunia seluas ini, ada hidup yang tidak pernah benar-benar dimulai sebagai miliknya sendiri.
Mark Lee lahir bersama jiwa-nya yang lembut. Sejak kecil, ia belajar menunduk lebih dulu sebelum bertanya, diam lebih dulu sebelum berharap.
Tidak ada yang mengatakan secara langsung bahwa hidupnya telah diputuskan-namun ia tumbuh dengan perasaan itu, seperti bayangan yang selalu mengikuti ke mana pun ia pergi.
Ia dijanjikan.
Bukan dengan suaranya sendiri, bukan dengan persetujuannya. Sebuah janji yang dibuat jauh sebelum ia tahu arti cinta, atau bahkan keberanian untuk menolak.
Sementara itu, Lee Haechan tumbuh sebagai dominan yang tidak pernah diajari tentang kelembutan. Dunia menuntutnya kuat, terkendali, dan tidak banyak bertanya. Ia tidak tahu bahwa namanya kelak akan terikat pada seseorang yang belum pernah ia temui.
Ia hanya tahu, suatu hari nanti, akan ada tanggung jawab yang tidak bisa ia lepaskan.
Ketika takdir akhirnya mempertemukan mereka, satu hati telah lama belajar menerima luka dengan diam.
Dan satu hati lain baru akan memahami-bahwa janji bukan selalu hadiah, kadang ia adalah beban yang terlalu berat untuk dipikul siapa pun.