Mengarang dengan Luka (END)

Mengarang dengan Luka (END)

  • WpView
    MGA BUMASA 1,155
  • WpVote
    Mga Boto 95
  • WpPart
    Mga Parte 24
WpMetadataReadKumpleto Thu, Jan 1, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di dunia yang mengawasi segala gerak-gerik dan ucapan manusia, mencintai pun jadi bentuk perlawanan. *** Jakarta, tahun 2038. Sekolah-sekolah diawasi algoritma. Lagu masa kecil dilarang. Kata merdeka pun tak boleh diucapkan. Dara, guru magang dari jurusan Pendidikan, diam-diam membawa dongeng dan cerita rakyat yang tak tercetak dalam kurikulum negara saat mengajar di SD. Ia bergabung ke dalam pers mahasiswa bawah tanah yang masih bertahan di ruang terlarang, menulis zine ilegal dan menyebarkan pemikiran bebas di balik sensor digital. Di sana ia bertemu Evelyn, mahasiswi hukum yang kritis dan idealis, dan kehidupannya di kampus menumbuhkan benih cintanya dengan Baskara, anak dari mantan pejabat istana yang ternyata menyimpan rahasia besar tentang negara. *** Spin-off sekaligus prekuel dari PUJANGGA, bisa dibaca terpisah... Don't steal or plagiarize anything ideas and stories from my works!!! Make your own story. #1 pendidikan (26/5/2025) #1 comingofage (26/5/2025) #1 politic (28/5/2025) #2 dystopian (1/6/2025) © Elrzsury, Mei 2025
All Rights Reserved
#515
teknologi
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • How I Loved At Seventeen [✓]
  • TITANIUM [END]
  • Baby Happens
  • Retrocession (PUBLISHED)
  • Pers Kampus 3.0 ✔
  • My Teacher My Husband
  • Bayi Dosenku
  • Kokolala Love (TAMAT)
  • mr.bean Ibrahim  End|

Gue pikir pindah dan sekolah di Kota baru akan jadi awal yang tenang. Ternyata? Salah besar. Sekolah elit, anak orang kaya dengan skandal tersembunyi yang selalu dibungkus dengan sempurna. Awalnya gue cuma pengen nggak punya musuh. Tapi yang gue sadar ... di tempat kayak CIS, no enemies artinya lo nggak cukup penting buat dibicarain. Sekarang gue dikelilingi cowok-cowok paling dicari di sekolah: Si fotografer dingin yang tau semua sisi gelap gue. Ketua OSIS dengan lesung pipi dan janji yang kedengerannya terlalu manis. Gue nggak minta spotlight. Tapi spotlight-nya nyala, dan sekarang semua mata lagi liat ke arah gue. Termasuk akun gosip paling brutal yang selalu tau semuanya. [15+] Harsh words, emotional themes, mentions of smoking, alcohol, and intimate acts. #1 - ceritasekolah [10/05/25] #1 - giselle [26/05/25] © julievermore

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman