Story cover for EXORDIUM by AnimonLaut
EXORDIUM
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published May 24
"Lo tahu gak, waktu kecil gue mikir jadi ilmuwan itu keren. Jas putih, lab steril, kayak di film."

"Terus?"

"Terus sekarang gue ngaduk lumpur di bawah tandon air bekas, sambil ngecek vaksin yang bahkan belum tentu mujarab. Sial."

Mahasiswa itu ketawa pendek, sambil ngerapihin jaket tambalan di pundaknya.

"Lo kira kerja sambilan gue lebih mulia? Gue tadi pagi ngangkut mayat ke krematorium karena staf medisnya kabur."

Ilmuwan itu nengok. Nggak ada tawa. Tapi mata mereka saling ngerti.

"Sialan, ya hidup."

"Banget."

Mereka duduk di belakang truk bekas logistik, makan mie rebus yang airnya masih bau alkohol pembersih.

"Lo masih waras?"

"Secuil."

"Sip. Simpen itu baik-baik. Jangan mati dulu. Dunia ini masih perlu orang kayak lu, walau nyebelin."

"Gue juga. Lo doang yang tau cara kalibrasi alat yang meledak kemarin."

Mereka saling tatap sebentar.

Lalu si mahasiswa lempar sendok plastik ke arahnya.

"Lo bau banget, sumpah. Kayak karung beras kebakar."

"Biarin. Yang penting gua pinter."

"YAK. Itu dia penyakit lu."

Mereka lanjut makan, di tengah malam yang sepi, di kota yang udah gak pernah benar-benar tidur. Gak ada pelukan. Gak ada air mata. Tapi kalau besok salah satu dari mereka lenyap, yang satu lagi bakal nyari, sampai ketemu... atau ketemu mati.
All Rights Reserved
Sign up to add EXORDIUM to your library and receive updates
or
#59earth
Content Guidelines
You may also like
SPOILEDBOY by eggazahra
22 parts Complete
👋👋👋👋👋 ⚠️ Cerita ini mengandung alur yang tidak jelas dan banyak kata kata kasar yang berserakan seperti sampah ⚠️ Alur cerita hanya sekedar haluan author yang sangat tidak jelas ✍️ 👌👌👌✌️🤞✌️🤞👌👌 Tanya ean " lu pulang sama siapa " Jawab aletta " kepo banget si Lo " Ucap ean " pulang sendirian ya, motor lu mana " Jawab aletta kepo banget si Lo " Pulang bareng gua " " gak akan " " Di bandingkan jalan kaki lu, labuh baik ikut bareng gua " " Lu pikir gua se miskin itu sampai sampai pulang jalan kaki " " Cepet naik " " Gak " " Cepet " " Gak " " Cepet " " Gak usah maksa " " Naik gak " " Dasar cowok aneh, udah aneh pemaksa lagi " " Terserah gua " " Cepat naik " " Gak usah maksa kalau gak mau ya gak mau " " Kalau gua maunya maksa gimana, udah gak usah banyak ngomong ceper naik, di kasih tumpangan gratis juga, di sini banyak Lo yang mau di anterin pulang sama gua " " Yaudah sana sama orang yang mau pulang sama Lo aja, gua gak mau pulang sama lo " " Gua maunya Lo " " Tapi guanya gak mau " " Cepet naik susah banget sih nih cewe " " Cepet naik pulang bareng gua atau mau gua tabrak Lo dari belakang " " Dasar cowo kasar, udah kasar jelek lagi " " Terserah Lo mau Lo anggap gua jelek atau pun apa terserah " Intinya gua mau pulang bareng Lo Nih orang keknya gila deh, aneh banget jirr. Iya gua gila karena Lo. Dih anjirr dia denger lagi Dih kagak jelas lu Ya kan yang jelas cuma cinta gua ke Lo Nih cowo makin aneh aja. Udah jangan banyak bacot cepet naik, udah telat nih, gua harus kumpul sama teman teman gua. Aletta pun males kalau perdebatan yang tidak jelas ini makin panjang dan akhirnya Aletta memutuskan untuk..... Akhirnya aletta pun naik juga tuh ke motor.
Z(i)o-e nara {HIATUS} by pingkiiss_mi
19 parts Ongoing
( 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗽𝗹𝗮𝗴𝗶𝗮𝘁!) 𝖿᥆ᥣᥣ᥆ᥕ ᥲkᥙᥒ ⍴іᥒgkі ᥲgᥲr ძᥲ⍴ᥲ𝗍 іᥒ𝖿᥆ ძᥲᥒ ᥙ⍴ძᥲ𝗍ᥱ cerita❣ ʚʚʚ "makasih mang mie ayamnya" "enaknya makan sambil nonton atau baca ya?" Saat sedang memikirkan itu ia tak melihat bahwa ada truk besar yang melaju, di sisi kanan nya "NENG AWAS!" BRAK teriakan itu tak mampu mencegah kecelakaan itu terjadi, zionara tergeletak dengan darah yang mengalir dari kepala dan mulutnya "Sial! Gue belum sempet makan udah di jemput ajal aja- uhuk uhuk" setelah itu ia di nyatakan meninggal. ** "Ini...gue dimana? Bukannya gue udah mati? Jangan-jangan gue lagi di azab!" "Zionara" ia menoleh ada perempuan cantik memanggilnya "Siapa?" "Aku zoenara" "Zoe-nara? Kaya gak asing, OH ZOENARA NOVEL? eh masa gue ngomong sama fiksi" "bener, aku zoenara dari novel yang kamu baca" "Serius? Zoe u oke?" "I'm oke nara, aku disini cuma mau nitipin raga aku ke kamu, aku udah gak sanggup hidup di novel itu. aku minta tolong ke kamu perbaiki hubungan keluarga kecil ku, terutama hubunganku sama anakku" "Lo serius? Kalo misi nya udah selesai lo akan balik ke tubuh lo?" "Aku gak mungkin kembali, jiwa aku udah gak sanggup hidup di novel itu" "Dari sekian banyaknya orang, kenapa harus gue?" "Karena kamu orang pertama yang kasihan sama aku dan kamu orang pertama yang menangisi kematianku di novel itu, terimakasih untuk itu" "Terus mie ayam gue? Gimana?" "Nanti aku ganti" "Gimana gantinya? Orang lo udah mati!" "Udah sana! Berisik!" Zoenara mendorong kencang zionara kebelakang "AAAAAA-" "MIE AYAM!!" Bagaimana nasib zionara arabella, gadis sebatang kara yang hanya berkerja serabutan bertransmigrasi ke salah satu novel bajakan yang ia baca? Terlebih lagi ia menjadi pemeran utama wanita yang sudah memiliki suami bahkan 𝗮𝗻𝗮𝗸 ┉┈
Syal Merah by FabianBadaiAntashena
5 parts Ongoing
Lihatlah manusia.... makhluk berakal, katanya, tapi berakal hanya untuk merancang kehancuran dengan cara yang lebih efisien dari iblis manapun. Mereka lahir dengan tangan kosong, namun tumbuh dengan jemari yang tak pernah cukup menggenggam. Satu takhta tak cukup, satu negeri terlalu sempit, satu nyawa tak sebanding dengan harga ambisi. Mereka mencipta Tuhan dari kaca dan bayangan, lalu menjadikannya alasan untuk menyalakan api di rumah sesamanya. Lalu, ketika tubuh hangus terbakar, mereka berkata: "Ini takdir, ini suci." Padahal semua hanya siasat licik, untuk menjarah lebih banyak, menguasai lebih dalam. Di medan perang, tidak ada musuh sejati, hanya cermin-cermin retak yang saling menuduh bayangan masing-masing sebagai setan. Manusia menanam senyum di bibir diplomasi, sementara tangannya menandatangani pengiriman peluru ke tempat di mana anak-anak belajar menyebut "ayah". Dan ketika tanah itu retak oleh ledakan, dan langit pun tak sudi menurunkan hujan, mereka berkumpul di ruang rapat ber-AC, membahas damai yang bisa dijual dengan harga saham. Oh, manusia bukan makhluk sosial- mereka makhluk serigala yang diajari mengenakan jas. Mereka berdiri di atas kuburan sambil berkata: "Semua demi kemajuan." Apa makna "maju", jika harus melangkahi mayat? Apa artinya "kebebasan", jika harus dipaksa dengan moncong senjata? Mereka mencipta kata-kata indah- "perjuangan", "nasionalisme", "pengorbanan", tapi semuanya hanya selimut untuk menutupi nafsu kekuasaan yang menjijikkan. Sejatinya, manusia mencintai kehancuran- sebab di puing-puing itu, mereka bisa membangun kerajaan atas nama harapan, padahal fondasinya dari daging dan darah. Tak ada yang suci dalam perang. Tak ada yang heroik dalam membunuh. Yang ada hanyalah manusia- yang selalu lapar, selalu haus, selalu ingin menjadi Tuhan tanpa pernah bisa menjadi manusia,.
You may also like
Slide 1 of 10
sekrup : monstax!au cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover
SPOILEDBOY cover
RED CITY : ISOLATION cover
the other side cover
Z(i)o-e nara {HIATUS} cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Syal Merah cover
GGS (Ganteng-ganteng Somplak)  cover
Glitch cover

sekrup : monstax!au

33 parts Complete

Sekumpulan Pria Rupawan, alias Sekrup. Segerombol mahasiswa kekinian yang gak doyan rokok dan mainin cewek, tapi banyak yang naksir dan bisanya cuma bikin rusuh kosan. "Belum juga saya kubur hidup-hidup itu sekrup!" -ibu kos. "Tengah malem aja brisik banget anjir, lagi ngepet apa gimana sih mereka?" -temen kos. "Saya kira sekrup itu boyben. Tiap masuk kelas saya perhatian mahasiswi tertuju ke mereka, bukan ke saya." -dosen. "Beli es lilin aja ngutang. Untung ganteng." -mamang sayur keliling. "Yaudah iya." -author ### Pada dasarnya sekrup memang tampan dan pada dasarnya buku ini dibuat dalam keadaan ide yang kepepet di tengah kesibukan. Akan berisi curcol gaje a la monstax!au, mengisahkan balada seorang mahasiswa yang makan malam pake nasi bekas sarapan, yang ngutang es lilin si mamang sayur keliling padahal ke warnet main ps, serta cerita hidup mereka dan kawan-kawan. Penasaran? Sama, saya juga. Gak deng. Baca yuk, bab satu menunggu! [ warning : akan banyak sekali mengandung harsh words dan umpatan dalam bahasa Jawa, serta dialog penuh dalam bahasa Jawa yang diberikan translasi di akhir kalimat ] ©2018 by Akino.H