setelah kepergian nya

setelah kepergian nya

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing<5 mins
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 24, 2025
WpInfo
Poetry
"Setelah Kepergiannya" Setelah kepergiannya, rumah ini tak lagi sama. Dinding yang dulu penuh tawa, kini hanya memantulkan sunyi dan sisa air mata. Ia pergi, tanpa sempat kudekap lebih lama, tanpa sempat kubisikkan, bahwa aku mencintainya sepenuh jiwa. Sejak hari itu, semangatku perlahan padam. Bangun pagi terasa berat, langit pun terlihat lebih kelabu dari biasanya. Aku merasa bersalah... Karena hingga detik ini, belum ada bakti besar yang bisa kubanggakan. Belum sempat kupersembahkan bahagia untuk orang yang paling layak menerimanya. Kepergiannya... mengajarkan bahwa waktu tak pernah menunggu, dan penyesalan adalah teman setia bagi hati yang terlambat mencintai dengan cara yang nyata. Kini aku hanya bisa merindu, pada seseorang yang telah berpindah alam. Tak ada peluk, hanya doa yang bisa kupanjatkan diam-diam. Rindu ini bukan sekadar perasaan, tapi luka yang menetap yang tak bisa sembuh, hanya bisa kudekap.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • 𝐑𝐚𝐡𝐬𝐢𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫 𝐑𝐚𝐲𝐪𝐚𝐥 ∆ 𝐂
  • TAUBAT (Gay's Story)
  • Lelaki Itu Takdirku
  • 𝐌𝐫𝐬.𝐑𝐢𝐲𝐲𝐚𝐝𝐡 𝐙𝐚𝐲𝐲𝐡𝐝𝐢𝐭𝐡 : 𝐇𝐢𝐬 𝐋𝐞𝐠𝐚𝐥 𝐖𝐢𝐟𝐞 [✓]
  • SAKITI AKU! [ ✅ COMPLETED ]
  • Coffe Latte
  • He's Mine Not Yours ✓

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines