The Imperfect Journey

The Imperfect Journey

  • WpView
    Membaca 0
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 24, 2025
Pernahkah kalian sebagai manusia merasakan kesenjangan dalam hidup? Berbagai sebab akibat, lika-liku rintangan kehidupan yang pasti selalu mengiringi langkah hidup kalian. Tidak mudah kita sebagai manusia di berikan kesempatan untuk menjalani kehidupan sebagaimana yang sudah di gariskan oleh Sang Maha Kuasa. Begitu juga dengan Ara. Gadis remaja yang mulai berjalan menginjak usia dewasa, dia yang selalu berusaha menjalani kehidupan sederhana bersama keluarga lengkapnya dengan berusaha sekuat tenaga untuk selalu menjadi apa yang di inginkan oleh orang d sekitarnya. Bukan hanya soal keluarga. Pekerjaan, Asmara, Pergaulan, Pertemanan turut menuntut nya untuk menjadi orang yang selalu "BERHASIL" Namun, bagaimana jika takdir tidak sesuai dengan yang dia inginkan? Tapi akankah dia "BERHASIL" sebagai mana dia menjadi seorang Anak, Teman, dan Pasangan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • ZiAron [END]
  • Janji Ya
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Loli Itu Keponakanku
  • Constellations From The Room
  • DANADYAKSA
  • BarraKilla
  • SEMESTA DAN LUKANYA (END)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan