Janji Untuk Dilara (On Going)

Janji Untuk Dilara (On Going)

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ditinggal oleh seorang kekasih tercinta bukankah menyedihkan? Itu yang dirasakan oleh Arthur. Pernikahan yang baru dijalaninya selama 2 tahun, nyatanya harus pupus dan dipisahkan oleh Tuhan. Arthur bagai raga tanpa jiwa. Separuh hidupnya pergi dan tak kembali. Apalah daya meminta pada Tuhan yang tidak akan pernah bisa dikabulkan. Lantas, apa bisa ia menjalani semuanya tanpa ada bayang-bayang menyakitkan itu? Akankah hidupnya bisa kembali penuh warna tanpa kelabu?
All Rights Reserved
#321
married
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Senja Terlambat
  • Imperfect Wife
  • AKSARA
  • The Pain We Never Said
  • RELUCTANTLY YOURS
  • Still You (Tamat)
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Q U A L M
  • [3] My Wife Stella

Di tengah rutinitas kantor yang membosankan, pertemuan tak terduga terjadi antara dua orang yang dulu hanya saling kenal sebatas nama-teman dari teman, tanpa jejak kenangan berarti. Tapi waktu mempermainkan takdir. Mereka kembali dipertemukan, kali ini dalam ruang yang lebih sempit: satu kantor, satu tim, satu dunia kecil yang membuat jarak di masa lalu perlahan menghilang. Seiring hari berganti, obrolan ringan berubah menjadi kebiasaan, tawa jadi penenang, dan diam jadi pengertian. Tanpa sadar, sang lelaki jatuh cinta. Namun hatinya tertahan-bukan karena kurang keberanian, tapi karena realita: perempuan itu telah memiliki seseorang yang menunggunya di altar. Ia mencintainya dalam diam, mendampinginya dalam bayang. Ia hadir dalam setiap senja, berharap waktu bisa mundur, atau setidaknya berhenti sejenak. Tapi hidup tak menunggu, dan pernikahan tetap berjalan. Di satu senja, ia sadar-ia datang terlalu terlambat. Cinta itu bukan miliknya. Dan yang tersisa hanyalah kenangan dari apa yang mungkin bisa jadi, tapi tak pernah benar-benar terjadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines