Story cover for POR PERRO by Dvlz1399
POR PERRO
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published May 25, 2025
Mature
"Por Perro" adalah kisah cinta, kekacauan, dan karma instan yang dibalut dalam bumbu ke-ngeluh-an hidup anak muda zaman sekarang. Cerita ini ngikutin seorang tokoh cowok (yang kadang ngeselin, kadang kasihanin) yang kehilangan segalanya-pacar, pride, dan arah hidup-cuma karena satu dosa utama: jadi buaya darat.

Tapi hidup engga pernah semudah itu, Ferguso. Setelah ditinggal pas lagi sayang-sayangnya, dia malah kejebak di siklus balas dendam, self-healing palsu, dan overthinking tengah malam. Pokoknya ini cerita bukan cuma tentang cinta-cintaan, tapi juga soal konsekuensi dan karma yang engga nunggu akhirat.

Satu hal yang pasti:
"Jangan jadi buaya, bro. Dunia sekarang udah penuh genangan air mata."
All Rights Reserved
Sign up to add POR PERRO to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 7
Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening cover
heart melt like cheese cover
Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT) cover
Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel) cover
Cinta Itu Buta? Memang! cover
ZIA AURISTHELA KANENZA  cover
Your Prince cover

Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening

32 parts Ongoing

Fiko hanya ingin bebas. Bebas memilih jalan hidupnya, bebas bermimpi, bebas bernapas tanpa harus terus mengecewakan. Tapi hidup tak pernah memberi ruang padanya. Hari-harinya diisi oleh tuntutan, penolakan, dan suara-suara yang tak memberinya tempat untuk menjadi dirinya sendiri. Namun, tak ada yang tahu... bahwa di dalam kepalanya, ada dua suara yang terus bertarung: dirinya yang lemah, penuh cinta dan luka, dan satu suara lain yang lebih kelam, lebih tegas-Bayangannya. Bayangan itu bukan musuh, tapi perisai. Satu-satunya yang berdiri saat semua orang membiarkannya jatuh. Dan ketika dunia tetap tak mendengarkan... Fiko memilih pergi-meninggalkan luka yang tak pernah mereka lihat, dan penyesalan yang tak akan pernah sembuh. Ini adalah kisah tentang keheningan yang terlalu bising, cinta yang tidak dipahami, dan suara-suara di dalam kepala yang menjadi satu-satunya saksi penderitaan. Ini adalah kisah seorang anak yang tak pernah dimengerti... sampai akhirnya dia memilih diam yang abadi-menghilang untuk selama lamanya.