Silent Threat (END) REVISI

Silent Threat (END) REVISI

  • WpView
    Reads 2,151
  • WpVote
    Votes 1,410
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 19, 2025
"Terima kasih udah jadi alasan kenapa gue gak percaya sama siapapun lagi." -Keira Teror itu gak datang dari orang asing. Keira pikir dia tahu siapa yang bisa dipercaya. Tapi semua berubah sejak bayangan ancaman mulai muncul. Dari pesan tak dikenal sampai percobaan pembunuhan. Di sekolah, semua terlihat normal. Tapi di balik senyuman, ada mata yang mengawasi ... dan tangan yang siap menusuk dari belakang. Silent Threat - Kadang, luka paling dalam datang dari orang terdekat. --- Penasaran cerita selanjutnya? Kuyy bacaa Kalau mau komen, disesuaiin ya ... dengan apa yg diceritakan dalam bab itu. Jangan oot. And ... jangan jiplak cerita orang! Pikir sendiri pake otak, bukan pake karya orang. Story by: cipawww/chipichipichocochips Status: Ending ...
All Rights Reserved
#122
betrayal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Billionaire Prison
  • Ghost Love | Hwang Hyunjin | ➰
  • ○Mystery In The Past○ ✅
  • I'm With You - M. Osamu
  • Crazy Obsession
  • Takdir : 5 Jiwa
  • Legilimens
  • who i am?
  • Secret of Ayla
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.

[Budayakan VOTE Sebelum Membaca] The Billionaire Prison [Love is Difficult] "Apa yang kau katakan hingga ibuku berencana untuk menikahkan kita? Kau yang menghasut dia? Kau pikir kau siapa hingga bermimpi untuk menjadi pasangan ku?" Anna terdiam sejenak. Dia tidak sepenuhnya terkejut dengan reaksi Armand atas berita ini. Tapi dirinya tersinggung akibat tuduhan yang tidak mendasar dari lelaki itu, menuduhnya menghasut Diana, apa dia tidak berpikir sebelum bicara? "Rencanaku?___ asal kau tau, aku juga tidak menginginkan ini. Kau pikir aku mau untuk tinggal bersama iblis seperti mu?" Entah keberanian dari mana, tiba-tiba kata-kata itu keluar dari mulutnya. Armand yang mendengar itu langsung meraih paksa wajah Anna, mencengkram pipinya dan membuat wanita itu menatap kearahnya. "Iblis? Ya, kau benar dan kupastikan kau akan ku jerumuskan ke dalam penderitaan." ucapnya lalu membuang wajah Anna dengan kasar. Nadanya penuh dengan keseriusan membuat Anna sedikit gugup. "Ku perintahkan padamu untuk jangan bermimpi untuk menjadi istriku. Tolak semua rencana itu besok dan segera keluar dari sini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines