Raga penuh rapuh (END)

Raga penuh rapuh (END)

  • WpView
    Reads 5,032
  • WpVote
    Votes 509
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Sat, May 23, 2026
Peran orang tua terasa sangat asing bagi Javian, dari kecil ia di rawat oleh nenek dan kakek nya. Ia tidak tahu rasa nya foto bersama orang tua, di beri nasihat atau arahan dari seorang ayah, dan juga tidak tahu rasa nya merasakan rasa kasih sayang dan kehangatan seorang ibu. Sehingga di saat umur nya beranjak 16 tahun, Ia memutuskan untuk tinggal sendiri , karena ia tidak mau nenek dan kakek nya kerepotan karena nya. Javian tumbuh dengan kehilangan arah, tidak tahu bagaimana nya peran dan kehangatan seorang keluarga. Sehingga di umur 18 tahun, kebenaran baru saja terungkap.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Detik Ketika Daun Jatuh
  • Reunion || SungSun
  • Unwanted Sibling | JAY JUNGWON
  • My Lovely Soulmate (Jung Family ft. Beomgyu)
  • wonhaji anhneun geos-eul kkeutnaeda😔😔
  • Miss irene
  • BAHAGIA?
  • Jangan Pergi | Heewon-enhypen
  • Divorce (jaeren)

Setiap anak tak pernah meminta untuk dilahirkan. Mereka hadir karena keputusan orang tuanya. Seperti kata Papa dalam buku diary yang ditulisnya, "Kamu bukan kesalahan. Kamu adalah anugerah dan hadiah terindah yang Tuhan berikan. Kamu-Kara Laksana Banyu Alam-anak Papa. Jagoan kecil pemilik hati Papa seutuhnya." Meskipun garis takdir membawa Kara berpisah dengan papa, bahkan sebelum ia sempat mengenali sosoknya, Kara percaya bahwa papa begitu mencintainya. Tanpa syarat, tanpa tapi. Kara tetap menjadi anak yang bahagia, ia bangga menjadi anak papa. Hingga kisahnya harus dimulai ketika ia dikirim ke Bandung, hidup seorang diri di usianya yang masih sangat muda. Berperang dengan segala hal yang membuatnya mengerti apa arti hadir sesungguhnya. Kara yang awalnya tak tahu apa itu rasa "sakit", berakhir menjadi pecandu luka yang membuatnya terperangkap dalam kata "baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines