A Love Story "Short Story"

A Love Story "Short Story"

  • WpView
    OKUNANLAR 42
  • WpVote
    Oylar 4
  • WpPart
    Bölümler 6
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Pzt, Haz 2, 2025
WpInfo
Kurgu
Romantik
Hari yang dianggap musuh bersama oleh sebagian besar manusia bumi. Hari yang ditandai dengan tarikan napas berat, langkah yang malas, dan kepala yang enggan diajak kompromi. Tapi tidak bagi Aulia. Senin baginya hanyalah awal dari barisan hari-hari lain yang serupa: membosankan, melelahkan, dan hampa. Malam telah turun di kota. Hujan mengguyur dengan malas, tapi konsisten. Sadam memarkir mobilnya di depan rumah kecil yang lampunya remang. Rumah yang lebih sering sepi, tapi tak pernah mengusir. Ia membuka pintu dengan kunci cadangan yang tak pernah dikembalikan. Bau balsem dan aroma kayu manis menyambutnya. Di dalam, Aulia terbaring lemah di sofa, masih mengenakan piyama, tubuhnya meringkuk seperti tak ingin menyentuh dunia lagi. Sadam berjalan pelan, lalu duduk di lantai, di samping tubuh itu. Hening sesaat. Lalu ia berbisik: "Kalau kamu tahu betapa keras aku melawan... mungkin kamu akan mengerti kenapa aku kembali." Aulia membuka mata perlahan. Wajahnya pucat, matanya sembab. "Mereka menjodohkanku dengan Luna," lanjut Sadam. "Tapi aku pulang ke sini. Karena cuma kamu yang aku tahu... bisa memeluk luka seperti aku." Ia menyentuh pipi Aulia yang dingin, lalu menariknya ke dalam pelukannya. Tubuh itu gemetar. Tapi tidak menolak. Dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, mereka saling merengkuh tanpa pertanyaan. Tanpa janji. Hanya dua jiwa yang terluka, yang saling menemukan sisa-sisa kedamaian dalam diam.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • BALADA KEHIDUPAN
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • Rival, Jadi Pacar?
  • Surat Sikumbang Untuk Tanjung
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • Memories in Moon
  • BUNGKAM
  • tentang sebuah rasa

Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi