Ketika Tince, seorang waria penghibur kampung, ditemukan tewas secara misterius di tepi rel, masyarakat menolak memberikan penghormatan layak karena stigma yang menempel padanya. Setelah dikubur secara tidak wajar, arwahnya bangkit sebagai pocong penasaran. Di tengah kepanikan warga dan teror malam hari, Jatmiko-polisi kampung yang lebih sering ngemil cilok ketimbang patroli-harus menghadapi kenyataan pahit: Tince bukan hanya korban pembunuhan, tapi juga saksi kunci proyek ilegal yang disembunyikan oleh kekuatan gelap desa itu sendiri. Ditemani Ustadz Ishak yang menyimpan naskah kuno, dan Ruslan si residivis mabuk yang tiba-tiba religius, mereka berpacu melawan waktu untuk melepaskan tali kafan Tince sebelum ia mengambil nyawa pengganti
All Rights Reserved