Story cover for Bunga berduri  by lunarisputry
Bunga berduri
  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 14
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Mei 26, 2025
Ruzi adalah gadis manis berhati lembut, tumbuh di tengah keluarga yang tampak harmonis namun menyimpan rahasia kelam. Pengkhianatan demi pengkhianatan merobek kepercayaannya, membuatnya berubah menjadi sosok yang tegar, keras, dan penuh perhitungan. Ia memegang satu tujuan: membalas dendam secara mental kepada mereka yang telah menghancurkan hidupnya-bukan dengan kekerasan, melainkan dengan permainan pikiran yang mematikan.

Di balik ketenangannya, Ruzi menyimpan luka dalam. Satu per satu sepupu dan saudara yang dulu menindasnya mulai merasakan teror tanpa wujud. Tapi di tengah gelapnya dendam, hatinya masih menyala ia tak pernah benar-benar jahat.

Namun, saat sebuah rahasia besar keluarga terbongkar, Ruzi dihadapkan pada pilihan: terus menjadi duri, atau melepaskan dendam demi bunga baru yang bisa tumbuh dari luka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Bunga berduri ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#4juga
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
A Letter to My Sister cover
Cold Blooded Killer (END) cover
Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP) cover
Bayangan Rahasia cover
Dua Sisi cover
MIRROR DEVIL cover
ALGANTARA cover
𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫 cover
Lisya [End] cover

A Letter to My Sister

11 bab Bersambung

Ada sebuah rumah kecil yang berdiri dengan jendela penuh cahaya, tapi di dalamnya tersimpan kisah yang jauh dari kata sempurna. Di sana, seorang kakak bernama Arumi menjadi langit untuk empat adik laki-lakinya: Dion yang selalu mencoba jadi penopang, Haris yang berapi-api tapi diam-diam rapuh, Jewa yang menyembunyikan luka di balik senyum, dan Awan, si bungsu yang tumbuh terlalu cepat. Mereka bukan keluarga sempurna. Dunia menaruh mereka di persimpangan yang gelap, memaksa mereka berjalan dengan kaki telanjang, sambil menertawakan pahitnya hidup agar tidak hancur oleh kenyataan. Namun di balik tawa sarkas dan candaan receh, ada cinta yang diam-diam mereka jaga. Cinta yang membuat mereka bertahan, bahkan saat satu per satu kehilangan mulai merenggut kebahagiaan yang tersisa. "A Letter to My Sister" bukan sekadar kisah keluarga. Ini adalah cerita tentang cinta yang dipaksa tumbuh di tanah retak, tentang pengorbanan yang tidak selalu mendapat balasan, dan tentang kehilangan yang diam-diam menunggu di ujung jalan. Mungkin, di kehidupan lain, mereka bisa kembali duduk satu meja-lengkap, utuh, dan tanpa air mata.