Di Balik Pintu

Di Balik Pintu

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 26, 2025
Kunci itu masih ada di tanganku, dingin dan berat seperti beban yang menempel di hatiku. Cahaya lampu kamar menyinari logamnya yang kusam, menciptakan bayangan kecil di dinding. Setiap kali aku menatapnya, perasaan takut datang begitu saja. Tapi ada juga rasa yang aneh, seolah ada harapan kecil yang mulai tumbuh dari reruntuhan luka lama. Aku bisa merasakannya, meskipun aku belum sepenuhnya siap.
All Rights Reserved
#53
auindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Goodbye Alaska [END]
  • When his name is
  • Welcome Home, Saga!
  • The Story Only I Didn't Know
  • Thanks for all
  • ARIANA
  • Aghida [ON GOING]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Dear, Time
  • ILUNGA √

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

More details
WpActionLinkContent Guidelines