BUNGA LAYU

BUNGA LAYU

  • WpView
    Reads 5,554
  • WpVote
    Votes 1,667
  • WpPart
    Parts 80
WpMetadataReadComplete Mon, Aug 25, 2025
Dalam setiap kelopak yang gugur, tersimpan sebuah kisah. "Bunga Layu" adalah kumpulan puisi yang merangkai perjalanan merelakan, dari keindahan mekar hingga keheningan layu. Sebuah eksplorasi tentang kehilangan, penerimaan, dan keindahan dalam setiap fase kehidupan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandika : Titik Temu
  • Keluarga di Ujung Senja
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • LEBUR JIWA [Lengkap]
  • Dermaga Tua
  • JINGGANYA SENJA (Lengkap)
  • Jejak Yang Tak Pernah Pulang
  • Puisi Kemana Saja
  • Senja
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai

Arkana hanya berniat pulang kerja seperti biasa, hingga pertemuannya dengan seorang perempuan di kereta mengubah segalanya. Alira, dengan tatapan hangat dan senyuman penuh rahasia, datang dan pergi seperti mimpi yang belum sempat diingat. Namun takdir belum selesai bicara. Ketika Alira menghilang tanpa jejak, Arkana tenggelam dalam penantian panjang yang dipenuhi tanya. Tapi hidup terus berlanjut, dengan kafe yang jadi tempat berlindung, teman-teman yang konyol sekaligus tulus, hingga secercah harapan yang muncul dari potongan petunjuk yang berserakan. Senandika bukan sekadar kisah cinta dua insan. Ini adalah cerita tentang kehilangan, harapan, keluarga, dan keberanian untuk mencintai meski luka belum sembuh sepenuhnya. Dan ketika mereka bertemu kembali, apakah cinta masih tinggal di antara jeda waktu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines