Beautifully Vengeful

Beautifully Vengeful

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 27, 2025
"Ketika dendam dan cinta bertemu, siapa yang akan menang?" Dulu, Arcelia hanyalah gadis lembut yang hidup dalam bayang-bayang kekerasan ibu tiri dan saudari tirinya. Hingga suatu malam yang mengubah segalanya-malam ketika ia dibuang ke jurang dan dinyatakan hilang. Tak seorang pun tahu bahwa yang kembali dua bulan kemudian bukanlah gadis yang sama... tetapi saudari kembarnya yang terlupakan, Arzeline. Dengan wajah yang sama dan hati yang penuh luka, Arzeline menyamar, masuk ke kehidupan baru, dan memulai balas dendamnya yang perlahan dan mematikan. Tapi di tengah amarahnya, hadir sosok pria misterius yang menyimpan rahasia kelam keluarganya sendiri-dan cinta yang tak pernah ia duga akan tumbuh. Namun, balas dendam punya harga. Dan cinta... bisa menjadi senjata paling mematikan.
All Rights Reserved
#28
romanticthriller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "LOVE AGAIN"
  • [4] Cinta & Benci 2
  • Flirting With Fate
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Bayangan Rahasia
  • Vellichor [END]

Adeev tersenyum sinis dan mengangkat kakinya. Adeev menginjak luka di pundak laki-laki itu dan menekannya. Suara teriakan kesakitan menggema di kamar hotel. "Dulu mungkin aku terlalu bodoh untuk tidak langsung membunuhnya. Aku juga terlalu baik untuk tidak langsung menembak kepalanya. Tapi apakah kau tahu, karena dia dan dirimu aku menjadi sadar bahwa tidak seharusnya ada belas kasihan untuk siapapun." Laki-laki itu memegang kaki Adeev berusaha mendorong agar tidak menginjak pundaknya. Tapi Adeev justru semakin menekan luka itu. "Dee, apa yang kau lakukan!!" Adeev melepaskan luka tembak laki-laki itu dari injakan kakinya. Dan menatap Exell dalam-dalam tapi tidak lama kemudian para pasukan tim blacklion ikut masuk dan langsung mengamankan kamar hotel itu. Sedangkan ketua tim berlari dan memeriksa keadaan laki-laki itu. Saat tahu target mereka sudah tak sadarkan diri dengan bersimbah darah dan luka tembak. Dia bangkit dan langsung menodongkan pistol ke arah Adeev. ----------------------------------------------- "Ketika cinta harus kalah oleh dendam. Dan ketika dendam harus kalah oleh ketulusan. Saat kau harus mati-matian bangkit dari keterpurukan yang begitu dalam. Berusaha membangun tembok tinggi untuk melindungi dirimu. Menancapkan dendam pada hatimu sendiri agar membalaskan semua sakit yang kau rasakan, tapi tembok itu perlahan menjadi rapuh saat kau sadar dia tak pantas merasakan sakit yang pernah kau rasakan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines