Sunyi Bernama Aku

Sunyi Bernama Aku

  • WpView
    LECTURAS 78
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 31, 2025
WpInfo
Poesía
Ada luka yang tidak berdarah, tapi mengalir setiap malam. Ada suara yang tidak pernah diteriakkan, tapi menggema di kepala. Dan ada aku yang tak pernah sepenuhnya hadir, tapi juga tak pernah benar-benar hilang. Jika kamu bertanya siapa aku, aku pun tak yakin bisa menjawab. Tapi jika kamu duduk cukup lama dalam diam, mungkin kamu akan mendengarku. Ini bukan cerita tentang siapa yang paling tersakiti. Ini kisah tentang suara-suara kecil yang tak pernah diminta untuk didengar. Tentang seorang anak yang tumbuh di dalam reruntuhan, lalu menjahit dirinya sendiri dengan kenangan. Satu per satu bab akan mengajakmu masuk, bukan hanya ke hidupku... tapi ke dalam sunyi yang mungkin diam-diam, juga pernah tinggal dalam dirimu. Karena ada rasa yang tidak bisa dijelaskan. Hanya bisa dirasakan. Dan mungkin, kamu akan mengerti-bahwa sunyi pun punya nama. Dan kali ini, namanya... aku. - Selene Lunaria Isabelle
Todos los derechos reservados
#464
emotional
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • The Bleeding Lady [completed]
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • jangan percaya seseorang
  • If I Die, Will You Listen?
  • Karena Aku Tidak Ingin Hilang Tanpa Arti
  • AMERTA : The Last Embrace

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido