My Hero

My Hero

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 29, 2025
"Makasih yaa uda nolongin gw, kalo ga ada lu bisa gawat nih gw" "Santai santai cuman gitu doang kok " "Sekali lagi makasih loh lu tuh dah kaya pahlawan buat gw" "HAAAH" Anaya terdiam menatap pria itu lantas hanya karena membantu mengobati luka nya ia sudah dianggap sebagai pahlawan nya. Ia memilih meninggalkan pria itu dan berfikir tidak akan bertemu kembali.Tapi apakah bener pertemuan mereka hanya sampai sini saja? Tidak di sangka sangka ternyata pria itu adalah siswa pindahan di sekolahnya dan ia satu kelas dengan pria itu. "Waaaa my hero!!" Anaya terkejut melihat pria yang ia tolong waktu itu ada di depan nya, lebih terkejut lagi ketika pria itu menyebut diri nya " My Hero" Seluruh teman kelas nya kelihat ke arah Anaya. Anaya hanya bisa terdiam dan menahan malu karena ucapan pria itu. Akankah setelah mereka bisa saling berteman ataukah lebih dari sekedar teman?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • Amour (COMPLETE)
  • About kevin (End)✅
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Maaf, Dara.
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • Menyimpan Rasa (END)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines