Pas à toi (Not Yours)

Pas à toi (Not Yours)

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 27, 2025
Khaiavla Minogue pernah menjadi nama besar dalam dunia mode-desainer muda penuh talenta yang menggebrak panggung fashion internasional. Namun, semua berubah setelah malam kelam yang merenggut jiwanya dan meninggalkan luka mental yang tak terlihat mata. Menghilang dari sorotan, Khaiavla memilih hidup tenang sebagai penjahit rumahan di kota kecil yang dingin dan sepi, hanya ditemani suara mesin jahit dan desahan napas gelisah di malam hari. Suaminya, Dalderas Leutien Hugh, seorang psikolog ternama yang tampak sempurna di mata siapa pun, berusaha keras menjaga kestabilan mental Khaiavla-atau setidaknya, begitulah yang terlihat dari luar. Tapi rumah mereka menyimpan lebih banyak rahasia daripada ruang konsultasi Dalderas. Benang-benang kusut trauma masa lalu Khaiavla mulai terurai, dan potongan-potongan memori yang selama ini terkubur muncul dalam bentuk mimpi buruk, luka tak kasat mata, dan... jahitan-jahitan aneh di pakaian kliennya. Ketika satu per satu klien Khaiavla menghilang secara misterius, kecurigaan mulai tumbuh. Apakah ini hanya delusi seorang wanita yang terganggu, atau ada sesuatu yang lebih mengerikan yang sedang dijahit diam-diam di balik tirai rumah mereka? Dalam genre thriller yang kelam dan menggigit, "Pas à toi" akan menyeretmu masuk ke benak yang tak stabil, cinta yang membusuk, dan obsesi yang menjahit batas antara kenyataan, kegilaan, kehidupan dan kematian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENGUMPAT !
  • Cold Like You [END]
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • Secret Devotion
  • 𝐓𝐇𝐄 𝐄𝐑𝐀𝐒𝐄𝐑 (𝐇𝐄𝐈𝐇𝐔𝐀)
  • LITTLE GIRL
  • Bayang Tebing Watu Jaran
  • Eternal Oath | Sylus • Love And Deepspace

Perempuan introvert ini mulai membuka diri, mulai bermain media sosial, lalu keanehan demi keanehan dalam dirinya mulai terjadi yang sekaligus menjadi penghubung antara masa lalu dan teman-temannya. "Aku berencana mengirimkan DVR ini bersama dengan seprei yang dipakai ketika malam pertama kami menikah. Barangkali terdengar konyol, tapi seprei ini ada noda bekas darah selaput perawanku, iya ini salah satu kenangan yang masih tersimpan rapih di kotak penyimpanan kamar tidur kami. Aku titipkan seprei ini kepadamu Eya. Jika nanti anak perempuanku sudah remaja tolong berikan kepadanya sehingga nanti dia bisa menjaga mahkota hanya untuk suaminya." Eya sering kali mengumpat dari rasa takut dan trauma yang sekaligus menjadi bentuk luapan dendam amarahnya. Segala hal mengenai kematian merangsek berubah menjadi obsesi. Kengerian-kengerian mulai mewujud dalam pikiran, seakan membabibutakan kesadaran, di antara nyata atau imaji hanya ada mati. Cattleya Kirana Dewi, adalah mimpi buruk bagi pikiran dan imajinya. Saat ajal mulai melingkari leher, mereka memohon kematian kepadanya, sedangkan kematian baginya hanyalah sebuah jembatan untuk menuju keabadian. Mengumpat di dalam kematian tidak lagi tabu bagi mereka yang menuju mati dalam umpatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines