Satu Minggu Kerja Paruh Waktu

Satu Minggu Kerja Paruh Waktu

  • WpView
    Odsłon 1,343
  • WpVote
    Głosy 4
  • WpPart
    Części 4
WpMetadataReadDla dorosłychZakończone pon., cze 22, 2026
Dimas Anggara, punya satu mimpi: menonton konser artis barat favoritnya. Ia berhasil membeli tiket, tapi kehabisan uang. Demi memnuhi mimpinya. Ia bekerja paruh waktu selama satu minggu. Mulai dari bartender, model hidup, hingga terapis, tiap pekerjaan membawanya ke pengalaman seksual yang tak ia duga-kadang canggung, kadang menggoda, kadang membuatnya kehilangan kendali, kadang justru sebaliknya. Dari pengalaman-pengalaman itu, Dimas mulai menyadari banyak hal tentang tubuh, batasan, dan hasratnya sendiri. Apa yang awalnya sekadar demi uang, perlahan menjadi perjalanan mengenal diri. Hingga di hari terakhir, pria misterius yang ternyata hadir di balik semua pengalaman itu. Konser pun menjadi penutup, bukan sekadar hiburan, tapi titik balik Dimas memahami siapa dirinya dan apa yang ia cari.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Married By Agreement(TAMAT)
  • Dream Researcher "DIYUS"
  • Petunia
  • Girl With Guard-  [ Completed ]
  • Handsome Male Owner.
  • Married to the Enemy [DIRA] - end
  • G I D A R A (END)
  • After The End Of The Story (END)
  • Lunch Time

Kehidupan damai dan tentram seorang gadis biasa bernama Adinda Sabila mendadak kacau setelah memutuskan untuk menerima pinangan seorang pria bernama Dirgantara Mumtaza Ahmad. Sosok pria bermulut tajam yang selalu memandang rendah dirinya tersebut, jelas bukan termasuk tipe pria impian yang ingin digandengnya ketika di pelaminan. Namun sejumlah uang dengan nominal fantastis yang Dirga berikan sebagai imbalan padanya membuat gadis itu terpaksa harus menjalani hari-hari sebagai seorang istri bayaran dari pria yang usianya terpaut jauh darinya itu. "Kamu tak perlu repot-repot mengejar dan berusaha agar saya jatuh cinta! Karena sampai kapanpun saya tak akan pernah membuka hati untuk urusan asmara," ucap Dirga penuh penekanan. "Jangan khawatir, Pak! Saya orangnya mageran, kok," jawab Dinda tak mau kalah. "Jangankan mengejar cinta, Bapak. Mengejar layangan putus saja saya masih pikir-pikir." Sayang, dua sejoli itu lupa jika ada Allah Yang Maha Kuasa membolak-balikkan hati hamba-hambaNya. Ketika Sang Pemilik Takdir itu berkehendak, maka tak ada satupun makhlukNya yang bisa mengelak.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści