TAKDIR MAWADDAH

TAKDIR MAWADDAH

  • WpView
    Reads 94,292
  • WpVote
    Votes 5,467
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 27, 2026
⚠️ FOLLOW SEBELUM DIBACA ⚠️ Laut memantulkan bulan. Seperti hati mereka yang memantulkan do'a. Keduanya berjalan di samudra rahasia, berlayar pada perahu harap, dan bernafas pada dzikir yang menyatukan arah. Inilah kisah tentang mawaddah-kasih sayang yang tumbuh bukan karena rayuan, melainkan dari sujud yang sama. Bukan dari janji manusia, melainkan dari takdir-Nya. ~~~~ start: 31 Mei 2025 end:
All Rights Reserved
#2
terbaik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Selembut Dhuha Menyapa (TERBIT)
  • Muara Cinta Zahra [On Going]
  • Godaan Sya'ir Zubair [TERBIT]
  • Raina Maramitha
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)
  • The Legend Of My Hijrah
  • Cinta yang Taat

Izza Hilya Nafisah seorang gadis broken home yang sudah ditinggal pergi kedua orang tuanya entah kemana?,gadis lugu itu diasuh oleh seorang pemilik panti yang sangat baik hati ,memberikan kasih sayang yang tulus kepada Izza selayaknya anak sendiri,namun takdir berkata lain Izza harus berpisah dengan sosok yang sudah memberikan warna cerah dalam kehidupannya. Abi Husein telah meninggalkan Izza untuk selama -lamanya . Permintaan terakhir dari Abi Husein yang tak terduga oleh Izza selama hidupnya . Beliau menjodohkan Izza dengan sosok lelaki yang sangat asing baginya ,dia adalah Roisul Umam Al- Hafidz sosok lelaki yang ia temui pertama kali diwaktu dhuha ketika mentari mulai memberi kehangatannya dimuka bumi . Abi Husein memberikan amanah kepada Rois untuk menjadikan Izza pendamping hidupnya,namun bisakah Izza menerima kenyataan ini padahal dia masih trauma dengan kondisi masa lalunya yang sangat kelam?, mampukah Rois menjadi warna -warna indah yang akan menetap dalam kehidupan Izza? "Bisakah aku bertahan meski terpaksa ?" Izza Hilya Nafisah "Mengapa kau memilih untuk menyakiti hatiq orang yang mencintaimu dengan mencintai orang lain ? " Roisul Umam Al-Hafidz

More details
WpActionLinkContent Guidelines