Di dunia tempat kata-kata bisa menjadi hukum, Kaminoya Teruu dilahirkan dengan quirk terkutuk bernama Absolute Word, sebuah kekuatan yang mampu memaksa realitas tunduk hanya melalui ucapan. Satu kata darinya dapat menghentikan perang, menjatuhkan dewa, atau memadamkan kehancuran. Namun setiap kata yang terucap selalu meninggalkan luka pada tubuhnya, pada dunia, dan pada kehidupannya sendiri.
Di sisi lain berdiri Shigaraki Tomura, simbol kehancuran mutlak. Dengan sentuhan yang meluruhkan segalanya, ia adalah akibat dari dunia yang memilih diam, terlambat, dan menutup mata. Bagi Shigaraki, hukum bukanlah penyelamat. Melainkan alat yang selalu datang setelah semuanya hancur. Ketika kata mutlak bertemu kehancuran absolut, dunia menahan napas. Teruu memiliki kesempatan untuk mengakhiri segalanya hanya dengan satu perintah. Namun setiap kali ia membuka mulut, ia dihantui pertanyaan yang sama "apakah memaksa kehancuran untuk berhenti benar-benar menyelamatkan dunia, atau hanya menunda dosa yang lebih besar?"
Pertemuan mereka bukan sekadar pertarungan quirk, melainkan benturan ideologi antara hukum dan akibat, suara dan sentuhan, pengendalian dan pembiaran. Di tengah reruntuhan kota dan gema teriakan yang tak pernah didengar, Teruu harus memilih berbicara dan kehilangan dirinya, atau diam dan membiarkan dunia runtuh oleh Shigaraki Tomura.
Your Voice Will Break Before My Hands Do adalah kisah tentang kata-kata yang terlalu kuat untuk diucapkan, tentang kehancuran yang lahir dari keheningan, dan tentang harga yang harus dibayar ketika seseorang dipercaya untuk menjadi suara terakhir dunia.
Tous Droits Réservés