rumah yang pernah ramai

rumah yang pernah ramai

  • WpView
    Reads 899
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 4, 2025
Di rumah yang dulu penuh tawa, kini hanya ada hening. Meja makan panjang itu kosong, kecuali satu piring dan satu kursi yang masih terisi. Lima kursi lain seolah menunggu, tapi tak pernah diisi. Mereka sibuk dengan hidup masing-masing, terluka oleh peristiwa yang belum sembuh. Dan di kursi paling ujung, Afiq duduk sendiri, menatap gelas kosong di hadapannya. Ia tahu, dia harus menyatukan mereka kembali. Tapi bagaimana jika yang terluka terlalu dalam?
All Rights Reserved
#173
riwoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Irreplaceable
  • Forever just a dream (𝙊𝙣 𝙂𝙤𝙞𝙣𝙜)
  • OBLIVION
  • SADAJIWA
  • Kemana Arah Pulang?
  • HanHan's Diary [END]
  • 6≠1 -  Enam Luka Satu Mata | Boynextdoor ( Gongfourz, Myungnyangz, Dubuz )
  • Maybe We Need Time
  • henan dan luka
  • Cari!

Juan pernah merasakan hidupnya yang sempurna. Ia tinggal bersama keluarga yang utuh, juga hangat yang selalu mendekap tubuh. Di antara manusia paling beruntung di dunia, Juan yakin bahwa ia salah satunya. Sampai suatu ketika, anggapan itu musnah dan Juan merasakan roda hidupnya berputar drastis tanpa peringatan. Ia jatuh dalam sebuah nestapa yang membuatnya kehilangan banyak hal termasuk dirinya sendiri. Harusnya Juan hanya perlu menunggu roda itu kembali berputar dan ia 'kan temukan pelangi di ujungnya. Sayang seribu sayang, segala jalan yang ia tempuh terlalu penuh rintang, sampai rasanya ia ingin menyerah di tengah jalan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines