Langitku kau, kak

Langitku kau, kak

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 30, 2025
Bagi Keyshia yang baru berusia tujuh tahun, dunia hanyalah kakaknya, Nadya. Sejak Ibu pergi dan Ayah tak lagi pulang sepenuhnya, Keyshia belajar membaca dunia lewat tatapan mata Nadya-mata yang hangat tapi diam-diam menyimpan langit mendung yang tak pernah reda. Nadya adalah segalanya. Ibu, teman, pelindung, bahkan langit untuknya. Tapi Keyshia tahu... kakaknya mulai berubah. Sering batuk di malam hari. Sering menatap kosong jendela. Sering tersenyum paksa sambil berkata, "Kakak nggak apa-apa, Bulan Kecilku." Saat langit di mata Nadya mulai redup, Keyshia hanya bisa menulis surat-surat kecil yang disembunyikannya di bawah bantal kakaknya-surat yang tak pernah dibaca, tapi selalu ditulis dengan harapan: agar Nadya tahu, ia dicintai. Ini bukan sekadar kisah dua kakak-beradik. Ini adalah kisah tentang cinta yang tak diucapkan, pelukan yang tak pernah sampai, dan harapan kecil dari seorang adik... yang hanya ingin kakaknya tetap tinggal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Before I Knew Light
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • GRIZLEN {On Going}
  • Angkasa dan Cerita
  • BHS

Saat rumah tak lagi terasa aman, justru seseorang yang tak pernah benar-benar kita miliki bisa jadi tempat pulang paling hangat. Masih Ada Kamu di Setiap Luka. Mengisahkan Nadira dan Arka-dua jiwa yang bertemu di masa sekolah, saling menemukan kenyamanan di tengah luka yang tak selalu terlihat. Di balik tawa yang disembunyikan dan keluarga yang mulai retak, Arka hadir tanpa banyak janji, tapi justru menjadi tenang yang selalu Nadira cari. Namun, tidak semua cinta ditakdirkan untuk tinggal. Ada yang cukup datang sebentar, lalu pergi, meninggalkan bekas yang justru membuat kita tumbuh. Ini bukan sekadar kisah cinta pertama atau patah hati. Ini adalah cerita tentang bertahan. Tentang mengikhlaskan tanpa membenci. Tentang memilih bahagia, meski dengan luka yang masih menetap. Untuk siapa pun yang pernah mencintai diam-diam, kehilangan tanpa sempat memiliki, dan belajar bahagia dengan cara yang baru-kisah ini untukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines