Langitku kau, kak

Langitku kau, kak

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 30, 2025
Bagi Keyshia yang baru berusia tujuh tahun, dunia hanyalah kakaknya, Nadya. Sejak Ibu pergi dan Ayah tak lagi pulang sepenuhnya, Keyshia belajar membaca dunia lewat tatapan mata Nadya-mata yang hangat tapi diam-diam menyimpan langit mendung yang tak pernah reda. Nadya adalah segalanya. Ibu, teman, pelindung, bahkan langit untuknya. Tapi Keyshia tahu... kakaknya mulai berubah. Sering batuk di malam hari. Sering menatap kosong jendela. Sering tersenyum paksa sambil berkata, "Kakak nggak apa-apa, Bulan Kecilku." Saat langit di mata Nadya mulai redup, Keyshia hanya bisa menulis surat-surat kecil yang disembunyikannya di bawah bantal kakaknya-surat yang tak pernah dibaca, tapi selalu ditulis dengan harapan: agar Nadya tahu, ia dicintai. Ini bukan sekadar kisah dua kakak-beradik. Ini adalah kisah tentang cinta yang tak diucapkan, pelukan yang tak pernah sampai, dan harapan kecil dari seorang adik... yang hanya ingin kakaknya tetap tinggal.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ananda✔️
  • Before I Knew Light
  • LAMP OF MY LIFE
  • Tak punya Ayah, Tapi Aku punya Ibu yang hebat
  • Angkasa dan Cerita
  • Cinta Berbalut Puisi
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • PAPA UNTUK RHEA: Ethereal Legacy

[Brothership/Sicklit/Slice of Life] *** Nanda tak pernah menangis ketika teman-teman mengejeknya karena ia menduduki peringkat terakhir. Ia juga tak iri meskipun orang tuanya tak pernah datang mengambil rapor ataupun menghadiri perpisahan sekolahnya. Nanda pun tak pernah ambil pusing jika para tetangga mengatainya anak kurang didikan, bodoh, ataupun hal lain yang menyakiti hati. Akan tetapi, jika dunia tak adil pada mamanya, Nanda akan sangat marah. Seperti permata berharga, Nanda amat menghargai dan mencintai mamanya. Sejak seorang pria menghancurkan hati mamanya, Nanda tak mempercayai pria manapun lagi. Baginya, ia saja cukup untuk membuat Mama bahagia. Hingga suatu hari, seorang kakak kelas menawarkan padanya untuk menjodohkan Mama dengan seorang pria. Awalnya Nanda menolak dengan keras, tetapi hal besar datang dan menyadarkan Nanda bahwa; Mama harus tetap bahagia baik dengan maupun tanpa dirinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido