DEI INVENTA

DEI INVENTA

  • WpView
    Reads 382
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 23, 2025
Pada abad ke-17, saat salju menyelimuti biara-biara tua dan manusia masih percaya bahwa setiap petir adalah amarah surga - dunia terbelah oleh keyakinan akan dua Tuhan yang saling bertentangan. Perang meletus bukan karena kekuasaan, tetapi karena iman. Negara-negara Eropa terjebak dalam konflik tak berkesudahan, memaksa setiap manusia untuk memilih: percaya, atau dilenyapkan. Di tengah kabut dogma dan darah, Elias, seorang yatim piatu yang dibesarkan di Biara Azuré, mulai mempertanyakan siapa dirinya - dan siapa Tuhan yang selama ini ia sembah. Satu malam, ia menemukan naskah terlarang yang membuka pintu pada kebenaran yang seharusnya tak pernah dibuka.
All Rights Reserved
#69
dystopia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • Catatan Seorang Pemikir volume 2
  • Start From The Sword

"kenapa?". "Kenapa harus aku?, Ini ujian atau siksaan" ujar seorang gadis yang sedang merengkuh dirinya dalam keadaan gelab. "Fila udah capek ya Rabb. Fila pengen pulang, jemput Fila sekarang, Fila kangen umi" air mata sudah mengalir sperti derasnya air sungai, semua rasa sakit ia tumpahkan semua. *** Di benci oleh semua orang atas kesalahan yang tidak pernah ia lakukan, cibiran dan hinaan sudah menjadi makanan sehari-harinya, di lecehkan dan di asingkan oleh keluarga ayahnya sendiri. Lalu apakah ada celah untuk dirinya menemukan titik terang kebahagiaan? Lalu bagaimana dengan kehidupan Syafila stelah di pertemukan dengan seorang laki-laki baik yang tulus menerimanya namun berbeda keyakinan? "apakah tuhan mu akan marah jika aku mencintai kamu padahal aku bukan penyembah-Nya?". "Tentu tidak, karena itu hak semua orang, Allah maha pemberi cinta" Jawab Syafila seraya tersenyum pada laki-laki itu. Penasaran? Yukk baca. Follow akun author sebelum membaca dan tinggalkan jejak setiap partnya🥰.

More details
WpActionLinkContent Guidelines