AKU TUMBUH DI DESA

AKU TUMBUH DI DESA

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 16, 2025
Hidup di desa itu tak selalu tentang pesawahan, suara serangga pada malam hari, dan kesunyian. Tetapi ada suara bocah ngejar layang layang, aroma tanah basah sehabis hujan, dan suara ibu memanggil namaku saat senja tiba. Tumbuh di desa itu beda, nggak ada mall, nggak ada coffe shop estetik. Bahkan kita harus pergi kekota jika ingin ke mall dan coffe shop. "Aku Tumbuh di Desa" adalah kisah sederhana tentang masa kecilku yang tumbuh di lingkungan masyarakat yang peduli antar sesama, kehangatan warga desa, serta tradisi-tradisi Jawa yang sangat kuat. Berbeda dengan anak anak zaman sekarang, anak dulu dulu itu nggak ada yang kenal yang namanya hp, apalagi T*kT*k, Ig, dan yang lainnya, mereka hanya mengenal yang namanya bermain masak-masakan, main bonekahan, main di atas pasir bangunan, main petak umpet, bahkan kejar kejaran bareng teman-teman. Cerita ini bukan tentang drama anak kota. Ini tentang bocah desa yang tumbuh dengan kesederhanaan, mulai dari tempat tinggal, dan ekonomi yang berkecukupan.
All Rights Reserved
#169
desa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • attention | 00 line
  •  a girl's secret
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • Kisah tanpa kasih di SMA
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Gadis Kecil dengan 5 Teman Bermain Tak Kasat Mata
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • ASAVELA KIARA
  • BALADA KEHIDUPAN
  • [BL] Sudden Omega

"I'm only human," 🍂 Rumah seharusnya menjadi tempat ternyaman untuk pulang, Rumah seharusnya menjadi tempat peristirahatan untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas, Rumah seharusnya menjadi tempat berkumpulnya anggota keluarga yang harus berpisah karena kesibukan, Rumah seharusnya diisi dengan canda-tawa dari sang pemiliknya, Rumah selalu memancarkan aura milik tuannya, Lalu, bagaimana jika rumah hanya sekedar dijadikan sebagai tempat berteduh dari guyuran hujan bahkan teriknya sang mentari? 🍂 Cerita ini akan membawa kita ikut ke dalam arus dan terombang-ambing bersama sekelompok pemuda remaja akhir yang sedang berjuang untuk dapat terlepas dari jeratan jala 🍂 WARNING: Mengandung umpatan yang tidak boleh dicontoh, apalagi adegan kekerasan

More details
WpActionLinkContent Guidelines