Merayu Tuhanmu

Merayu Tuhanmu

  • WpView
    Membaca 52
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jul 4, 2025
"Tuhan-nya El, aku tau aku bukan umatmu, aku tak punya hak untuk meminta kepadamu. Tapi aku juga tau engkau maha pengasih, dikehidupan selanjutnya bisakah aku meminta El, padamu?" -Levi "Allah-nya Levi engkau maha baik, engkau menciptakan cinta kepada hamba-hambamu, lantas mengapa cinta yang suci dan murni dari engkau ini harus dihancurkan hanya karena agama kita yang berbeda. Tolong, izinkalah kami bersatu." -Elysia "Kamu doa apa tadi el?" -Levi "Aku minta kamu ke Allah-mu. Kalo kamu?" -Elysia "Aku mencoba merayu Tuhan-mu." -Levi Dua hati yang berdoa, bersujud meminta pada Tuhan-nya masing-masing. Namun terdapat tembok tinggi yang sulit di tembus. Bahkan jika keduanya menangis dan meraung dalam keputusasaan. Mereka hanyalah dua hati hangat yang dihancurkan oleh keyakinan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#486
agama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Antara Tasbih dan Rosario
  • Behind The Book
  • Aisyah
  • 𝐙𝐈𝐍𝐍𝐈𝐀
  • SR 2 : PERNIKAHAN IMPIAN (FIN✔)
  • couple till jannah
  • Istiqlal & Katedral [LuRah]
  • Katedral dan Istiqlal

!! Novel sedang dalam masa revisi biar kaga bikin sakit mata !! Di sebuah pertemanan agama bukan lah hal yang penting selagi mereka bisa menghargai sesama teman itu sudah cukup. Tapi bagaimana dengan percintaan? Sebuah rintangan yang sulit harus di lalui oleh Ayumi dan Baskara. Gadis dengan ketakwaannya yang besar terhadap tuhannya. Haruskah Baskara merelakan tuhannya demi cintanya? Atau dia harus merebut Ayumi dari tuhannya? Terdengar cukup egois. Sebuah rintangan yang berat dengan di batasi tembok tertinggi yang pernah ada. "Hey, kenapa ngelirik gereja? Pastor gak bisa jadi Imam, "-Akbar Rahmatul "antara baptis dan syahadat, antara gereja dan masjid, antara lonceng yang berdentang dan adzan yang berkumandang, antara tasbih dan rosario. Aku menemukan sebuah cinta yang tidak bisa ku jelaskan, "-Baskara Dewantara "mungkin bisa saja Masjid dan Gereja berdampingan. Tapi sampai kapanpun waalaikumsalam bukanlah jawaban dari syalom, "-Ayumi Allhami Rahzykha "tembok tembok apa yang tinggi? Tembok agama kita, hehe:) " -Ayumi Allhami Rahzykha

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan