Bratadikara
Mahendra Bratadikara adalah pewaris tunggal perusahaan raksasa Bahrata Group.
Hidupnya selalu berjalan sesuai keinginannya: kaya, berkuasa, dan bebas memilih jalan hidupnya sendiri.
Namun semua berubah ketika ayahnya menolak menyerahkan warisan perusahaan kepadanya.
Syaratnya sederhana, tapi bagi Kara terasa mengekang: ia harus menikah dan memiliki keturunan. Tanpa itu, seluruh warisan Bahrata Group tidak akan pernah jatuh ke tangannya.
Masalahnya, Kara sudah memiliki kekasih. Sayangnya, wanita itu tidak memenuhi kriteria calon istri yang diinginkan keluarganya.
Terdesak oleh keadaan, Kara akhirnya terpaksa menerima pilihan ayahnya: Syaima Rukna, putri seorang pengusaha yang perusahaannya sedang berada di ambang kebangkrutan.
Demi menyelamatkan bisnis keluarganya, Rukna menerima bantuan dari ayah Kara-dengan satu syarat: menikah dengan Kara.
Bagi Rukna, pernikahan itu adalah pengorbanan.
Bagi Kara, pernikahan itu hanyalah kesepakatan.
Ia tidak menginginkan hubungan seumur hidup. Yang ia butuhkan hanya status sebagai suami dan seorang pewaris agar bisa mendapatkan seluruh warisan keluarganya.
Sebuah perjanjian pernikahan pun dibuat-dingin dan penuh batasan. Perjanjian yang membuat Rukna sadar bahwa dirinya hanyalah bagian dari rencana Kara.
Namun hidup tidak selalu berjalan sesuai perhitungan.
Ketika jarak mulai memudar dan perasaan perlahan muncul, pernikahan yang awalnya hanya sebuah kesepakatan justru berubah menjadi pertaruhan hati.