whisper of Dreams Elephant

whisper of Dreams Elephant

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 7, 2025
seorang remaja bernama Jefri yang hidup dalam tekanan dan kekerasan. Ia mengalami kesulitan di sekolah dan di rumah, di mana ibunya sering memarahinya dan melakukan kekerasan fisik. Jefri juga menjadi korban bullying oleh Ricko, seorang siswa yang merupakan anak dari wakil kepala sekolah. Suatu hari, Jefri mencapai titik puncaknya dan melakukan sesuatu yang tidak terduga Cerita ini mengeksplorasi tema-tema seperti kekerasan, tekanan, dan kesulitan hidup yang dihadapi oleh remaja. Jefri digambarkan sebagai seorang yang lemah dan tertekan, namun juga memiliki keinginan untuk melawan dan mengubah kehidupannya. Dengan latar belakang sekolah dan rumah yang tidak mendukung, Jefri harus mencari cara untuk menghadapi kesulitan-kesulitan yang dihadapinya dan mencari jalan keluar dari situasi yang sulit. Cerita ini penuh dengan ketegangan dan konflik, membuat pembaca penasaran tentang apa yang akan terjadi selanjutnya dengan Jefri.
All Rights Reserved
#119
kisahsedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • AT SCHOOL I AM A LOSER | END
  • Identitas Tersembunyi
  • CEYRON ALLISTAIR
  • Love Or Life
  • Fiana Or Riana [ END ]
  • Diary Duri [END]
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal

Angga, seorang remaja pendiam yang gemar menggambar, selalu dianggap tidak berguna oleh ayahnya yang keras dan otoriter. Dalam keluarga yang mengagungkan prestasi akademik dan kesuksesan finansial, minat Angga terhadap seni dianggap sebagai hal sepele yang tidak memiliki masa depan. Hari demi hari, Angga dihujani kata-kata kasar dan sindiran yang menorehkan luka di hatinya. Di sekolah, Angga juga bukan siapa-siapa. Ia adalah bayangan yang tak terlihat, seorang anak yang duduk di pojok kelas, diam tanpa suara. Hanya secarik kertas dan pensil yang menjadi sahabat setianya. Namun, dalam dunia sketsa hitam-putih itu, Angga merasa bebas. Ia bisa menciptakan dunia yang ia inginkan - dunia di mana ia adalah pahlawan utama yang tak tertandingi. Namun, semua itu berubah ketika Angga bertemu dengan seorang mentor tak terduga, seorang pelukis jalanan yang pernah merasakan pahitnya diremehkan. Lewat bimbingan mentornya, Angga mulai menemukan kekuatan dalam dirinya. Ia belajar bahwa setiap goresan pensilnya adalah suara yang tak lagi bisa diabaikan. Seiring waktu, Angga mulai menunjukkan kemampuannya. Namun, ketika kesempatan besar datang - sebuah kompetisi seni bergengsi - Angga harus memilih antara mengejar mimpinya atau tetap tunduk pada bayangan sang ayah. Akankah Angga berhasil membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar bayangan, atau justru tenggelam semakin dalam dalam cemoohan dan keraguan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines