Satu Untuk Empat

Satu Untuk Empat

  • WpView
    Reads 170,148
  • WpVote
    Votes 1,493
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 24, 2025
warn 21+!!!! Mohon bijak dalam membaca!! Wokabi Ayudhia, mahasiswi baru jurusan Teknik Informatika, bukan tipe yang mencolok. Ciri unik yang paling mudah dikenali darinya hanyalah rambut panjang yang hampir selalu digelung rapi dengan tusuk rambut. Ia jarang bicara, tapi sekali bersuara, orang cenderung mendengarkan. Wajahnya ramah, pembawaannya lembut namun tak mudah ditekan. Kepribadiannya yang tulus, elegan tanpa dibuat-buat, membuat banyak orang merasa nyaman di sekitarnya. Namun segalanya berubah saat ia tanpa sengaja merekam percakapan empat kakak tingkat yang isi pembicaraan mereka bisa disebut pengakuan dosa. Dalam dorongan moral, Wokabi mengirim rekaman itu secara anonim ke forum mahasiswa. Tak ada nama disebut, tapi suara mereka mudah dikenali. Sejak saat itu, Wokabi jadi sasaran: tekanan psikologis, intimidasi halus, dan permainan kekuasaan dari empat senior yang berpengaruh-yang masing-masing punya cara sendiri untuk menyerangnya... atau mendekatinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THREAD OF DESTINY
  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • Seductive beautiful college teacher
  • CEWEK??? (Harumi)
  • AMARINE [COMPLETED]✓
  • Istriku Adalah Muridku 🔞🔞
  • POSSESIF BOYFIE! {Wonruto}
  • My Lecturer My Future

WARNING!! Kalo udah baca part 1, nggak akan berhenti sampai End "Kak Altha, pokonya jangan deket-deket cewek itu!" Altha diam. "Deika pengen di ajarin sama kak Altha, dong." Altha masih tetap diam. "Kak Altha, makan apaan sih kok bisa ganteng begitu?" "Kak Altha." "Kak Altha." "Woy! kak!." "Lo bawel banget sih!!!" Akhirnya, Altha kehilangan kesabarannya. Deika seorang siswi super aktif dan ceria di sekolah sudah menjatuhkan hatinya untuk Seniornya, Altha. Ia berusaha menarik perhatian laki-laki itu dengan segala cara yang ia bisa. Altha yang hanya tertarik buku, buku dan buku, merasa Deika adalah gangguan dalam hari-harinya. Namun Altha terkejut saat tanpa sadar sudah masuk terlalu dalam di kehipan Deika. Gadis itu, jauh dari apa yang Altha bayangkan. Seakan memang sudan seharusnya terjadi, benang takdir perlahan terurai, membawa mereka berdua pada fakta pahit yang mulai terkuak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines