Titik Jeda

Titik Jeda

  • WpView
    Membaca 11
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 30, 2025
Ia terjebak dalam penantian yang panjang, di mana waktu dan luka saling bertaut tanpa kepastian. Di tengah keraguan dan harapan yang bergelayut, ia berusaha mencari arti kekuatan dalam heningnya sendiri. Ketika pilihan menghadang, ia dihadapkan pada keputusan untuk melepaskan masa lalu atau membuka pintu untuk kemungkinan baru. "Titik Jeda" adalah kisah tentang keberanian untuk berhenti sejenak, menerima luka, dan memulai perjalanan menuju harapan yang baru.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#516
selflove
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Jatuh Cinta Yang Kedua, Tapi Terakhir
  • SAVE MY SELF
  • Satu Hati yang Kuberi Cinta
  • Lyora Rubyjane
  • LIFE AFTER BREAK UP [Setelah Hari Berganti]
  • Lintasan Waktu di Sekolah
  • Senja Yang Sunyi

Jatuh Cinta yang Kedua, Tapi Terakhir Ramdana Putra tak pernah menyangka bahwa kesalahan di masa lalu akan mengubah arah hidupnya. Ketika teman-temannya sudah melangkah ke dunia kerja, bangku universitas, hingga ke luar kota, ia justru tenggelam dalam renungan panjang-menyalahkan diri sendiri, dan kehilangan identitasnya. Hingga suatu hari, semesta mempertemukannya dengan dunia baru-dunia relawan. Di sana, ia menemukan kembali versi terbaik dari dirinya: Ramdana yang humoris, aktif, dan mencintai interaksi sosial. Di tengah perjalanan mengajar, menyebar kebaikan, dan mengobati luka-luka kecil, ia perlahan menyembuhkan luka paling dalam-yang bersarang di hatinya sendiri. Dan di sanalah Nadya hadir. Seorang guru muda dengan senyum menenangkan, yang perlahan menghapus bayang-bayang masa lalu. Nadya bukan hanya cinta baru, tapi juga rumah, bahu, dan langit yang bersinar tenang setelah badai. Namun, hidup tak pernah sesederhana itu. Masa lalu datang menyapa dalam bentuk Disa-sosok yang dulu pernah menjadi "selalu", dan kini hanya menjadi "pernah". Pertemuan demi pertemuan, kejujuran demi kejujuran, hingga pelukan hangat dari anak-anak sekolah yang pernah diajaknya berdiskusi tentang kenakalan remaja, membawa Ramdana ke satu titik terpenting dalam hidup: memaafkan diri sendiri. "Jatuh Cinta yang Kedua, Tapi Terakhir" adalah kisah tentang perjalanan panjang menuju penerimaan, tentang cinta yang datang setelah luka, dan tentang seorang pria yang belajar bahwa cinta sejati tak selalu harus datang pertama, tapi selalu datang di waktu yang paling tepat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan