Ketika Hati Berbicara

Ketika Hati Berbicara

  • WpView
    LECTURAS 144
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadConcluida lun, nov 17, 2025
Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus menuntut, Alya Ramadhani memilih diam, bukan karena tak punya suara tapi karena hatinya terlalu sering diabaikan. Setelah kehilangan Ayahnya dalam kecelakaan tragis dan menghadapi tekanan hidup yang nyaris membuatnya hancur. Alya Mulai mempertanyakan segalanya,. Takdir, keimanan, dan bahkan dirinya sendiri. Namun hidup membawanya bertemu dengan ustadz Muhammad Arif seorang guru agama muda yang tak hanya mengajarkan ayat demi ayat, tapi juga menyentuh luka hati dengan kelembutan dan pemahaman
Todos los derechos reservados
#1
ketikahatiberbicara
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Surat tak berbalas
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Halaqah Rasa
  • Tahajud Cinta Kayra (REVISI)
  • DI JODOHKAN DENGAN WANITA BERCADAR (LENGKAP)
  • Bayang-Bayang di Balik Langit
  • Ramadhan Terakhir, Nayla
  • Cinta Ikhlas
  • Bukan Cinta Yang Sederhana | Completed
  • Hingga Takdir Menguatkanku

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido